Melihat hantu?
Ahh benar.. Seorang gadis bernama Hwang Sinb.
Dia memiliki kemampuan yang cukup langka yaitu dapat melihat hantu bahkan ia bisa berbicara dengan hantu tersebut.
Hantu dibagi menjadi dua; roh baik dan juga roh jahat.
Masih banyak orang...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sinb menutupi tangannya karena angin menerpa tubuhnya, langit mulai mendung karena musim dingin akan segera tiba dan yang pasti adalah sebentar lagi akan ada libur musim dingin. Seulas senyum menghiasi wajah cantik gadis itu. Ia mengeratkan jaketnya seraya berlari kecil menuju ke sekolahnya.
Kerutan di dahinya muncul saat beberapa murid mengerumuni papan majalah dinding, ia ingin melihat berita majalah dinding, ia ingin melihat berita apa yang membuat seluruh murid ini berebutan melihatnya, "ah kau disini, Bi, kajja kita kekelas.."
Yerin menarik lengan Sinb masuk ke dalam kelas mereka sebelum ia sempat melihat papan pengumuman. Sinb masih bertanya-tanya dengan berita apa yang ada disana namun ia mengurungkan niatnya, toh masih ramai ia tak bisa membacanya dengan jelas nanti.
"huh~ Tzuyu sunbae sudah dikeluarkan.."
"mwo?" sahut Sinb cukup terkejut. 'jadi yang dikatakan..Jungkook sunbae itu..'
"emm..lihat saja di papan tadi..kau akan menemukan beberapa foto dan artikelnya..Tapi aku penasaran siapa gadis yang dibully oleh Tzuyu sunbae?"
Sinb merasa kembali terkejut mendengar hal itu, ia mengatupkan mulutnya seraya menggelengkan kepalanya, "aku..tidak tau..."
"semua orang bertanya-tanya pada hal itu..begitu juga aku dan Yerin.."
Yerin dan Yuju mencoba untuk memojokkan sahabatnya itu namun Sinb tetap berhasil mengalihkan pembicaraannya. Sinb masih belum siap menceritakannya atau malah ia tak berniat menceritakan kejadian itu.
Jam terus berputar tanpa menunjukkan tanda-tandanya untuk berhenti, hingga bel sekolah mereka berbunyi menandakan waktu mereka untuk pulang telah tiba. Langit telah nampak menggelap, Sinb harus segera pulang kerumahnya.
Sinb harus berpisah dengan kedua sahabatnya yang pulang terlebih dahulu dan kini tinggallah dia yang harus menunggu bisnya datang, ia berjalan menyeberang untuk sampai di halte tujuannya saat ini. Lampu hijau tanda untuknya berjalan sudah menyala, ia berlari kecil agar ia cepat sampai di sisi jalan namun ia mendapati sebuah lampu kuning yang menyorot kearahnya mulai mendekat dan melewati garisnya untuk berhenti.