9

2K 307 13
                                        

Maav deh klo typo xixixi.

Wow tumben amat aku rajin, biasanya malas gulita.

|
|
•••
|
|

(Name) pun menaruh tas nya diatas meja, ia baru pulang dari kegiatan klub voli. Waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam, ia pulang karena memang tugasnya di klub udah selesai.

Cuma Hinata dan Kageyama aja yang masih mau latihan tambahan, jadi disana mereka ditungguin sama Tanaka dan Yachi.

(Name) pun memijat-mijat sedikit pundaknya, lalu mengambil pakaiannya dari lemari.

Setelah itu ia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sudah lumayan berkeringat karena ia harus berlari kesana kemari untuk memungut bola.

Bahkan tadi ada beberapa bola yang terpental ke tempat atas. Sampai (Name) harus memanjat tangga untuk naik. Atau bahkan ada yang sampai keluar dari gym.

Lebih parahnya lagi, Hinata me- receive bola tadi namun terpental ke keluar sehingga mengenai orang lain yang berjalan melewati gym.

Itu membuat (Name) harus meminta maaf berkali-kali pada orang tersebut, karena bola itu membuat muka orang tersebut memerah.

Sungguh memang hari yang melelahkan, namun juga sekaligus menyenangkan baginya karena ia bisa merasakan voli lagi walaupun hanya sebagai manager.

Setelah mandi, (Name) pun mengecek ponselnya. Ia ingin mengecek apakah ada tugas-tugas sekolah yang belum ia kerjakan.

Walaupun dengan otak pas-pasan, (Name) tetap ingin membahagiakan ibunya yang ingin nilainya tetap bagus-bagus saja. Maka ia selalu berusaha setidaknya rajin mengerjakan tugasnya, walaupun ia juga kesulitan secara intelektual.

Mata (Name) pun membulat, karena melihat ada tugas matematika yang belum ia kerjakan. Ia pun langsung mengambil buku cetaknya dan mengecek soal-soal latihan tersebut.

"Haduh... Susahnya. " Keluh (Name), padahal belum aja kerjain dah bilang susah.

Tubuh (Name) langsung lemas seketika. Karena jujur saja, ia tak mengerti satu pun soal-soal ini.

Tugasnya pun besok harus ia kumpulkan di kelas, mau tak mau malam ini juga harus dia kerjakan. Mana Yachi belum pulang, jadi ia pun juga gak tahu harus minta tolong siapa.

Ah, iya.

Yamaguchi.

(Name) pun langsung beranjak sambil membawa buku cetak serta buku latihannya, ia pun pergi menuju ke depan kamar milik Yamaguchi.

Tok tok tok.

"Anuu.. Yamaguchi- kun, kau ada di dalam? " Tanya (Name) sambil mengetuk pintu kamar milik Yamaguchi.

Namun tak ada respon di dalam, (Name) pun mengernyitkan dahinya. Sepertinya Yamaguchi sedang tidak berada di dalam kamarnya.

Ia pun memutuskan untuk menghubungi Yamaguchi lewat chat.

-----------------------------------------------------------------

< Yams

-----------------------------------------------------------------

Yams!!

Kau ada di kost?

Maaf, (Name)- chan.

Karasuno - Haikyuu × ReaderTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang