15

1.6K 256 95
                                        

Maap klo typo atau ada kesalahan xixixi

|
|
•••
|
|

(Name) memasukkan kopernya ke dalam bagasi bus yang sudah terparkir di depan gerbang Kost, begitu juga dengan yang lainnya.

Sekarang kaki kanannya sudah membaik berkat Ennoshita. Ia pun berjalan memasuki bus, diikuti oleh Nishinoya dan Tanaka di belakangnya.

"(Name), aku duduk disebelahmu ya. " Kata Nishinoya.

"Nggak, aku aja ya, (Name). " Kata Tanaka yang tidak mau kalah.

Lalu Kiyoko masuk ke dalam bus, membuat Tanaka langsung berbalik badan dan mulai berbicara dengannya.

"Kiyoko- san, aku duduk denganmu ya. " Kata Tanaka.

"Tidak, aku duduk dengan Yachi. " Kata Kiyoko.

Tanaka melirik ke arah tas-tas yang dibawa Kiyoko berisi makanan.

"Kiyoko- san, aku bawakan ya. " Katanya sambil berusaha mengambil tas-tas tersebut.

"Tidak usah. " Ucap Kiyoko membuat lelaki tersebut agak sedikit menyerah dan mempersilakan dirinya untuk lewat dan duduk.

Kiyoko duduk di dekat jendela. Namun sebelum Yachi sempat duduk, Tanaka langsung menggeser gadis tersebut dan duduk di samping Kiyoko.

Kiyoko hanya menatapnya dengan wajah yang datar, sedangkan Tanaka hanya tersenyum lebar padanya.

Yamaguchi yang duduk di baris paling belakang pun memanggil gadis tersebut untuk duduk bersamanya dan Tsukishima.

(Name) masih berdiri dengan bingung, ia belum tahu harus duduk di mana. Sementara Nishinoya masih menatapnya dengan penuh semangat ingin duduk dengan gadis itu.

"Mau duduk dimana, (Name)? " Tanya Nishinoya.

"Emmm... " Bingung (Name).

Daichi melirik ke arah mereka berdua yang masih berdiri di dalam bus, ia menghela nafasnya lalu menarik Nishinoya yang tidak bisa diam agar duduk di sebelahnya.

"D-Daichi- san, aku ingin duduk dengan (Name). " Rengek Nishinoya.

Kursi yang tersisa hanyalah di sebelah Kageyama, dan di sebelah Tsukishima di deretan belakang.

Pada akhirnya ia pun duduk di sebelah Kageyama, teman masa kecilnya. Karena mana mau ia duduk di sebelah Si Garam itu. 

"Tobio, aku duduk disini ya. " Ucap (Name) yang dibalas anggukan oleh Kageyama.

Sementara itu, Pak Takeda dan Ukai masuk ke dalam bus. Pak Takeda mulai menyetir bus, karena rasanya semuanya sudah hadir dalam bus ini.

Namun rasanya ada yang janggal, kenapa rasanya agak sepi ya.

Nishinoya, lelaki itu duduk di sebelah sang Kapten, wajar saja jika ia harus terpaksa diam. Tanaka, lelaki itu hanya menatap ke arah Kiyoko dengan penuh cinta.

Lalu, Hinata...?

(Name) membelalakkan matanya, dan mencari-cari keberadaan Hinata di dalam bus.

"Tobio- kun, apakah kau melihat, Hinata? " Tanya (Name).

"Aku tidak melihat si tengil itu. " Jawab Kageyama terlihat tidak peduli, namun ia juga ikut mencari keberadaan Hinata di dalam bus.

'Waduh... Kayaknya ketinggalan nih.. ' Batin (Name) merasa tidak enak.

Karasuno - Haikyuu × ReaderTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang