SS2 My Captain (16)

12.1K 996 212
                                        

Ga kek yang dipikirin woilah, cuma gara gara kegantung aja jadinya salah paham 😌😌

My Captain

mew yang sekarang sedang berada di dalam mobil hanya merenung dengan wajah nya yang sangat sangat suram. rasanya ingin menangis sekarang namun air matanya tetap ia tahan 

mild yang melihat itu hanya bisa terdiam, jujur ia mengetahui bahwa mew menemui gulf. tetapi ia tidak ingin mengganggu mew dan memutuskan untuk tidak menanyakan apapun. 

"aku terlambat gulf" gumam mew ditengah lamunannya

"maafkan aku yang tidak berdaya ini" 

memikirkannnya saja membuat kepala mew ingin pecah saat ini, ia bertengkar dengan isi kepalanya sembari terus menyalahkan dirinya sediri

namun mew juga tetap bungkam, ia hanya duduk dengan memegang kepalanya tanpa bersuara sedikitpun 

"mild kita ke apart ku saja" ucap mew lalu kembali tak bersuara 

"baik" jawab mild lalu memutarkan arah menuju apart mew 

sedangkan disisi lain gulf tengah kesal dan merasa bersalah kepada mew 

"apaaa yang kauuu katakaann" teriak gulf paad bright yang hanya menatap nya tidak bersalah 

"apa? kalian hanya terdiam jadi aku ingin bermain main sebentar" ucap bright yang hanya menahan tawanya 

"tapi ini bukan waktunya untuk bercanda" sinis gulf yang kesal dengan laki laki didepannya 

"jangannn marahh gulff" ucap bright yang kini merasa bersalah saat melihat gulf kesal pada dirinya 

"diam" singkat gulf lalu pergi meninggalkan bright dengan cepat 

'siapa dia' gumam bright yang jadi penasaran

gulf kini sudah berada di apartemen nya dan mendudukan dirinya diranjang dengan pikiran kosong, ia tidak tahu harus berbuat apa. jujur pertemuan singkat ini cukup mengejutkan dirinya 

tapi jujur ia sangat ingin menemui mew kembali dan menjelaskan uacapan bright yang bisa saja membuat mew merasa sedih sekarang 

melihat mew yang memeluk nya tadi membuatnya semakin rindu dan yakin bahwa mereka sama sama ingin berbaikan. menahan rindu ini cukup menyakitkan bagi gulf, ia juga sangat jarang tidur dengan tennag karena merindukan pelukan mew 

namun saat ini ia hanya ingin menyelesaikan masalah yang dibuat bright, ia sangat sangat menyesal tidak berani mengungkapkan hal ini kepada mew. mereka berdua sama sama dikalahkan oleh ego yang tinggi

sedangkan disisi lain mew tertidur di ranjang king size apart nya, ia tidak benar benar tidur ia hanya menutup matanya dan memikirkan pertemuan gulf 

walau singkat namun ia masih merasakan hal yang sama pada gulf, tidak ada yang berubah menurutnya. aroma tubuh yang sama dan wajah nya yang semakin cantik 

pelukan itu juga membuat mew rindu, ia sangat ingin melihat wajah itu walau untuk terakhir kalinya, namun mengingat gulf sudah mempunyai seseorang dihatinya membuat ia juga memikirkan ulang tentang hal itu 

My Captain EndTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang