SS2 My Captain (17)

9.8K 779 31
                                        

MAAP BUN AUTHOR UNPUBLISH, MASIH BANYAK YANG SALAH ITU HIKSROTT. TRS KEMARIN WIFI TIDAK MENDUKUNG JADI YASUDAH  UP NYA SEKARANG😌👍

My Captain

pulang dari coffe shop tersebut, mew akhirnya pergi ke sebuah bar terkenal disana. ia memesan beberapa jenis wine dan meneguk nya satu persatu diruangan vvip yang sudah dipesan oleh mild dari saat mereka masih berada di mobil

jika ia tidak meminum wine, jujur ia tidak akan bisa tidur karena pikirannya yang entah kemana itu, mungkin ia menjadi pecandu saat ini. sedangkan mild saat ini ia hanya duduk memandangi boss nya yang seperti sudah mabuk akan semua wine yang sudah diminumnya

hari yang sudah malam, namun mew juga belum ingin pulang dari bar. apalagi diluar sedang dalam keadaan hujan membuat mild semakin takut saat diperjalanan karena bar ini berada di tempat terpencil

"gulf" 

"panggil kan gulf"

"aku merindukannya, cepatt panggilkann"

"hikss aku merindukannya, maafkannn akuu"

"dasarr bodohhh" umpatnya pada diri sendiri dengan memukul kepalanya 

teriak mew dengan keras secara tiba tiba hingga membuat mild membuka matanya lebar lebar.

sudah bermenit menit lamanya mew terus menangis dengan memanggil nama gulf, karena tidak tau harus berbuat apa mild akhirnya memutuskan untuk mengajak mew kembali ke apart dengan menggendongnya 

namun mild yang bahkan belum menggendong mew langsung di tepis dan didorong sangat kuat oleh mew. mild yang didorong oleh mew itu tentu saja kaget dan tersungkur ke belakang 

karena keadaan yang tidak terkontrol mild akhirnya dengan terpaksa menguhubungi gulf karena hanya mild yang memiliki no telfon baru gulf. melihat diluar sedanag hujan sangat desar membuat mild ragu namun karena terdesak ia pun mengumpulkan keberanian untuk menghubungi gulf 

"halo gulf" panggil mild ditengah malam yang sedang hujan 

"iya phi" jawab seseorang itu yang langsung mengangkat telfon mild dengan lembut 

"bisakah kau datang ke bar ------ sekarang" 

"ada apa phi" tanya gulf lagi 

"aku dan tuan mew sedang minum di bar namun ia sepertinya terpengaruhi dengan alkohol dan terus memanggil nama mu" jawab mild tergesa gesa karena mendengar teriakan mew 

"phi....." ucap gulf saat ikut mendengar teriakan itu

"gulf, kumohon datanglah"

"baik phi, gulf akan kesana"

"terima kasih gulf, oh iya ini ruangan no 4"

"ok phi. aku akan siap siap" ucap gulf yang langsung mematikan telfon dengan sepihak 

mendengar itu cukup membuat dirinya takut, karena tidak ingin terjadi apa apa dengan mew gulf memutuskan untuk cepat cepat pergi kesana dan menggunakan jaket yang lumayan tebal karena diluar sedang hujan dan pastinya sangat dingin

agar cepat sampai gulf memesan sebuah taxi dan langsung pergi ke lokasi bar tersebut. sampainya disana ia cukup takut melihat semua orang yang menatapnya dan mendengar suara dentuman musik yang keras 

saat sudah menemukan no ruangan yang dikatakan oleh mild, gulf membukanya perlahan dengan detak jantung nya yang menjadi sangat kencang. setelah membuka pintu itu gulf hanya melihat mew yang menangis dan mild yang sedang membujuk nya secara perlahan agar membuat mew tenang

"tuan" lirih gulf memanggil mew 

mew yang seperti mendengar suara yang dikenalinya langsung menoleh kearah pintu dan betapa kagetnya ia melihat gulf yang tengah berdiri dengan raut wajah khawatir dan memerah karena cuaca dingin 

"gulf" ucap mew yang langsung berdiri memeluk mew gulf dengan sangat erat 

"hikss gulff aku merindukanmu" 

"apa kau tau, aku bahkan tidak bisa tidur setelah kau meninggalkan ku" 

"jangan pergi lagi, aku membutuhkanmu" 

semua kata kata yang dilontarkan mew cukup membuat gulf tercengang dan ingin menangis, bahwa bukan diirnya saja yang merasa seperti itu namun juga orang yang dicintainya 

gulf yang luluh mendengarknan ucapan mew dan semua tangis histeris itu juga langsung membalas pelukan mew tidak kalah erat 

kedua orang itu menangis melepas rindu dengan saling berpelukan mengabaikan mild yang sedang memperhatikan mereka. mild yang tentu saja melihat pemandangan yang bahkan sudah jarang terjadi akhir akhir ini menghela nafas nya setelah melihat kedua orang itu berpelukan

"gulf, apakah kau mau ikut pergi ke apart sbentar mengantar boss?" tanya mild pada gulf 

"oh iya aku ingin mengantarnya, dia orang yang sangat keras kepala" jawab gulf dengan berdecak

"oke oke baiklah" ucap mild diselingi tawa nya saat mendengar jawaban gulf 

mild dan gulf akhirnya membantu mew berjalan sampai ke mobil dengan mild yang menyetir dan gulf dengan mew yang berada di kursi belakang

di dalam mobil begitu sunyi hanya terdengar deras nya hujan. tidak ada yang memulai percakapan sama sekali, mew juga tertidur di pangkuan gulf. gulf yang melihat mew tertidur membuatnya ingin memainkan rambut mew yang ternyata semakin membuat mew nyaman dalam pangkuannya 

setelah beberapa saat didalam mobil, mereka akhirnya sampai di apart mew dan kembali membantu mew berjalan sampai ke kamarnya. setelah mew sampai di akmarnya mild juga kembali ke kamarnya untuk mengganti baju nya sebentar, gulf yang masih berada di kamar mew langsung melepaskan sepatu dan kaos kaki yang dikenakannya begitu juga rompi dan kemeja karena ia sangat ingat bahwa mew tidak terlalu suka tidur dengan berpakaian atas

setelah selesai membantu mew, gulf yang ingin pulang dan baru berbalik badan namun tangannya dicegah oleh mew

"gulf, jangan pergi tidurlah malam ini bersamaku" lirih mew dengan nada yang sangat kecil dengan menatap gulf menggunakan mata sayunya

karena tidak tega mendengarkan permintaan mew dan dirinya juga yang rindu dengan gulf akhirnya mengiyakan permintaan mew 

"baiklah"ucap gulf mengelus rambut mew 

gulf akhirnya keluar sebentar melepaskan jaket nya dan memberitahu mildagar tidak mengantarnya pulang karen ia akan bermalam sebentar disini.

selesai memberitahu mild gulf kembali ke kamar mew lalu naik ke ranjang dan menidurkan dirinya menghadap ke  mew yang ternyata kini sedang menatapnya. tetapi belum lama ia menutup matanya ia merasakan sebuah tangan besar kini memeluknya dengan sangat erat yaitu orang yang sedang tertidur didepannya

karena ia malu  dan meraskan pipinya yang sepertinya memerah gulf tidak membuka matanya dan tanpa sadar juga membalas pelukan itu 

kedua orang itu tertidur dengan saling berpelukan dengan mew yang memeluk gulf dan gulf yang tertidur di dada mew sembari memeluk perut sixpack mew hingga datangnya fajar

TO BE CONTINUED

HEYOOO, MET MALAMM BUN  AKHIRNYA MEREKA KEMBALI SEPERTI SEMULA..... EH GATAU SI HAHAHHAAH

HUE..  MAAP GA UP MAREN MAREN. PUSING BANGET ELAH PADAHAL GAPERNAH NGAPAIN DIRUMAH 😌

OK MET BOBO CEMUAAA. JANGAN LUPA VOTE YE

MAKASI

My Captain EndTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang