Sam sampai di tempat yang orang itu katakan.
Suara gaduh terdengar. Ada suara pria dan wanita yang saling berteriak untuk bicara.
Sam takut dengan keadaan saat itu. Tapi, ia tetap harus menemui kedua orang tersebut.
Sam meyakinkan dirinya dan menyiapkan mentalnya untuk bertemu mereka.
Ia perlahan mulai melangkahkan kaki nya untuk semakin dekat pada sumber suara.
Sam terkejut, melihat ibunya menangis dan berlutut di tanah.
Ada banyak pria disana, tapi tak ada satupun yang punya sikap seorang pria sejati.
Ibunya menangis dan berlutut sedangkan mereka hanya melihatnya saja.
Sam berlari menghampiri kemudian memeluk ibunya.
"Ibu!" Sam memeluk ibunya dengan erat sambil menangis.
Ayah nya terkejut.
"I - ibu? ... Apa maksud mu? Bukankah kau tau dia bukan ibu mu?" ucap ayahnya.
"Apa?" Tiba-tiba Nike menyela pembicaraan itu.
"Kalian, kenapa kalian kesini?" Sam terkejut karna tanpa ia sadari kedua adiknya mengikutinya diam-diam.
"Apa maksudnya dia bukan ibu ku?" tanya Nike tajam.
Ibu menangis dan Sam hanya bisa diam saja menyadari adiknya telah mengetahui kebenaran yang ia sembunyikan selama ini.
"Kenapa kalian diam?" pekik James.
"Kenapa? Ada apa? Apa yang kalian sembunyikan dari kami?" tanya James kesal.
"Nike, James aku akan menjelaskan nya dirumah. Sekarang kalian pulanglah dulu ... " ucap Sam.
"Tidak! Aku butuh penjelasan nya sekarang. Coba jelaskan!" balas Nike tegas.
Suasana hening. Tiba-tiba ayahnya berteriak dengan keras.
"Ya!! Dia bukan ibu kalian. Dia hanya orang yang aku suruh menggantikan ibu kalian."
Nike dan james terkejut.
"A-apa?" Nike menangis.
"Kenapa kalian merahasiakan ini?" James menjawab dengan kemarahan nya.
"Karena dia telah membunuh ibu kandung kalian!" Ibu juga terpancing emosi untuk mengungkapkan kebenaran nya.
"Diam kau!" ayah berteriak.
"Selama ini, kau terus menyuruh ku untuk diam. Bahkan kau pikir aku tak tau apa-apa ... Huh, kau salah besar!" jawab ibu.
"Apa yang kau tau?" bentak ayah.
"Kau membunuh istrimu yang adalah saudara kembar ku hanya demi uang! Dasar manusia biadap!" ibu membentak ayah.
"Diam kau!" ayah menapar ibu didepan mereka.
"Apa? Kau ingin membunuh ku? Bunuh aku!" ibu berteriak menantang ayah.
"Cukup, hentikan!!" Teriak Sam.
"Dimana hati kalian, huh?" tanya Sam.
"Selama ini, kau bahkan tak pernah peduli pada kami. Kau lebih mementingkan uang daripada sekedar menemani kami sarapan!" Sam menatap tajam mata ayahnya
"Aku juga tak habis pikir dengan mu ibu. Kenapa kau begitu sabar menghadapi kami. Kenapa kau menutup mulutmu hanya untuk memberikan kebahagiaan bagi kami?" Sam menangis menatap ibunya.
Ibunya terdiam dan hanya menyisakan air mata.
"Tutup mulut mu sam!" Ayah mengarahkan pistol pada Sam sambil perlahan menjauh dari mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Am Ready
Historia CortaSam, James, dan Nike adalah tiga orang bersaudara. Awalnya mereka mencoba mempertahankan keutuhan keluarga yang hampir hancur karena keegoisan orang tua. Namun, Nike ternyata tidak sejalan dengan kedua kakak nya seiring berjalannya waktu. Ia justru...
