fainted

31 20 3
                                        

°•°

Hari ini kelas 11 ipa 1 dan 2 akan olahraga gabungan.

"Gue seneng banget bisa olahraga gabungan sama ipa 2." Rahma.

"Alay lo" afifah memutar bola matanya malas.

"Alah lo juga seneng kan" rahma.

"Iya sih hehe" ucap afifah sambil cengengesan.

"Yaudah yuk kelapangan udah ditungguin tuh." Dinda.

Mereka berjalan menuju lapangan.hari ini olahraga mereka bertema basket jadi mereka akan bermain basket.setalah pemanasan mereka di suruh bermain basket tetapi tim cowok ipa 1 melawan tim cowo ipa 2 bermain lebih dahulu.

Yang mulanya lapangan nampak sepi tanpa suara kini banyak jeritan yang memenuhi koridor sekolah.

Varoo

Ya ampun varo ganteng banget

Abass

Rakaaa

Seperti itulah jeritan para kaum hawa yang melihat trio badboy bermain basket.

Dinda yang mendengar jeritan siswi itu melihat ke arah pandang mereka dan mendapati varo yang sedang bermain dan berpindah melihat abas yang sedang tebar pesona kemudian dinda melihat ke aras rahma yang terlihat murung karna melihat abas yang sedang tebar pesona sesekali dinda terkekeh melihat rahma yang murung itu dan kembali melihat varo.

Deg

Tatapan varo dan dinda bertemu kemudian varo tersenyum miring melihat dinda.

"Demi apa tadi itu varo senyum ke arah lo din" ucap rahma yang heboh.

"Wah lo ada hubungan apa sama varo" ucap afifah tak kalah heboh.

"Kagak ada yuk ah beli minum ke kantin terus balik lagi" dinda.

Iya senyum,senyum ngejek~batin dinda.

Setelah membeli minum mereka duduk di bangku pinggir lapangan sambil membawa air minun yang dibeli tadi.

"Lo kenapa ma kok murung gitu mukanya" afifah.

"Tuh liat" tunjuk rahma kearah abas yang sedang menerima air minum dari salah satu siswi.

"Haha makanya jagan cinta sama playboy" ucap arafah sambil tertawa.

Dinda melihat varo yang sedang di kelilingi siswi yang sedang membawa air tapi satupun tidak ada yang varo ambil.varo berjalan mendekati kearah tiga gadis yang berada di pinggir lapangan dan mengambil salah satu minumannya.

"Kok lo ngambil minuman gue sih" dinda.

"Gue kira lo juga salah satu fans gue yang mau ngasih minun kaya mereka." Varo.

"Cih gak sopan lo ngambil minuman orang tanpa izin" dinda.

"Yaudah gue izin minta minum lo udah kan." Varo.

"Gak gitu juga" dinda.

"Terus mau lo apa lo mau gue bayar hah emang berapa harga air lo? semiskin itukah lo sampai kaga bisa beli minuman lagi atau bokap lo kaga ngasih lo uang jajan haha" varo sambil tertawa mengejek.

"Gak usah bawa bawa orang tua gue termasuk bokap gue" ucap dinda sambil mengontrol emosinya.

"Emang kenapa bokap lo miskin?atau bokap lo korupsi terus di keluarkan dari kerjanya dan jadi sekarang miskin." Varo.

Dinda yang tak kuat mendengar seseorang yang menjelek jelekan orangtuanya apalagi ayahnya dan memutuskan untuk pergi kekelas sambil terisak menyimpan rasa sakit hatinya dan disusul oleh rahma yang mengejar dinda.

TEDUHTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang