°•°
Ini adalah hari ketiga dinda mengurung diri di dalam kamar dinda masih sangat terpukul atas kepergian bundanya beberapa hari yang lalu.
Saat ini rahma dan afifah berada di kamar dinda untuk menghibur dan mengajak dinda makan karna dia jarang makan.
"Din ayo makan dulu dari kemaren lo belum makan" rahma.
"Lo juga udah tiga hari gak masuk sekolah" afifah.
"Jangan ngurung diri gini dong gue ikut sedih liatnya" afifah.
"Ayo semangat atau kita jalan jalan aja biar lo happy" rahma.
"Gue gak bisa happy saat kondisi gue kaya gini ma" lirih dinda.
"Iya gue tau tapi lo harus makan biar gak sakit" rahma.
"Gue lemah ma fah" dinda.
"Lo kuat din lo jangan gini seharusnya lo semangat dan mikirin hidup lo kedepannya gimana" afifah.
"Maksih kalian udah nyadarin gue"ucap dinda sambil tersenyum.
"Nah gitu dong senyum dah yok makan lo belum makan loh gue tadi dah bawain lo makanan" afifah.
"Yaudah yok " ucap rahma sambil menuntun dinda menuju meja makan.
°•°
Sore ini dinda ingin melamar kerja di cafe tempat bundanya dulu bekerja.dinda harus bekerja keras untuk membiayai hidupnya karna hidup sebatang kara sangat sulit.dinda memasuki cafe itu.
"Permisi saya mau ketemu kepala cafe" tanya dinda pada salah satu karyawan wanita.
"Ada perlu apa ya" jawab wanita yang kira kira seumuran dengan bundanya.
"Saya mau melamar kerja saya mau menggantikan bunda saya" jelas dinda.
"Apa kamu anaknya vina?" Ucap wanita itu.
"Iya saya anaknya bunda vina apakah tante teman bunda?" Tanya dinda.
"Tante turut berduka ya atas kepergian bunda kamu tante dan bunda kamu berteman selama kerja disini bunda kamu orang yang baik dan bekerja keras bahkan dia menyembunyikan rasa lelah dan sakitnya." Jelas ornag itu.
"Iya tante bunda adalah bunda terbaik" lirih dinda.
"Oh iya kenalin nama tante mirna lestari kamu bisa panggil tante mirna aja tante punya anak yang bekerja disini juga namanya sinta dia berumur 19 tahun dia kerja paruh waktu juga buat kuliah dia." Mirna.
"Iya tante nama aku dinda hehe" dinda.
"Kamu cantik sama seperti bunda kamu" mirna.
"Makasih tante" dinda.
"Yaudah yuk tante antar ke ruang kepala cafe" mirna.
Dinda dan mirna berjalan menuju ruang kepala cafe, mengetuk pintu ruang itu dan terlihat wanita seumur bundanya yang duduk di kursi kerjanya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
TEDUH
Teen Fiction••• Seorang gadis berumur 8 tahun harus kehilangan kebahagiaannya karna iblis yang gila harta.dinda yang sewaktu kecil hidup enak dan bahagia kini dia hanya bisa bersabar atas penderitaanya.tidak memiliki tujuan hidup dan harus bekerja keras u...
