Jam menunjukkan pukul 5 sore,kini waktu nya tuan muda bungsu park itu pulang ke rumah namun dikarenakan omongan mutlak dari sang ayah untuk pulang seterlambat mungkin tapi tetap tidak boleh melebihi jam 00.00, sehun lebih memilih untuk pergi kerumah luhan mengerjakan soal soal yg belum sempat ia kerjakan.
"Kau serius mau ke rumah ku?" Sejujurnya sehun sudah sering berkunjung ke rumah luhan tapi tidak pernah selarut ini.
"Iya, lagipula selain kerumah mu aku bisa kemana?" Sehun tersenyum simpul.
"Kenapa tidak ke warnet saja? Sudah lama pula aku tak bermain game online."
Tao tiba tiba menyelipkan diantara kedua pria itu yg sontak membuat mereka terkejut tak karuan.
"Astaga! Kau beruntung aku tak memiliki penyakit jantung, huang." Dengus kesal luhan yg dikagetkan secara tiba tiba, disertai anggukan kecil sehun.
"Kau tak kan mati secepat itu kan, xi?" Tao tak mau kalah, ia bersedia beradu mulut dengan luhan disana.
"Hama pengganggu.. " Lirih luhan.
"Coba katakan sekali lagi bangsat!"
"Kau hama pengganggu panda china!"
Tak berjelang lama akhirnya kedua pria itu berakhir dengan jambak menjambak.
"Berhentilah kalian berdua.." Sehun muak melihat perdebatan tak karuan ini.
"Diam kau park sehun!" Bentak luhan.
"Yaampun.. Ayo pergi ke warnet saja."
Sehun berjalan lebih cepat meninggalkan mereka berdua di belakang.
Kyungsoo menyusul sehun dan mengejek luhan dan tao bersamaan.
"Kyungsoo brengsek!" Teriak tao.
Sayangnya, hanya kekehan geli kyungsoo atas reaksi luhan dan tao.
-butterfly's-
Kini jam menunjukan pukul 6 sore, hampir semua tempat duduk di warnet tersebut penuh dengan para siswa kelas menengah.
Dan salah satu dari pemenuh kursi tersebut ada sehun, luhan, tao,dan kyungsoo tentu nya yg sudah berkutik dengan game mobile selama satu jam penuh.
Tak ada kata lelah dari mereka berempat, hanya teriakan desisan decakan dan rasa kefrustasian akan kekalahan mereka yg terus menerus tiba.
"Sial!apa tim kita yg lemah atau tim mereka yg terlalu kuat ha!" Luhan tersulut emosi.
"Ku yakin mereka menggunakan cheat, tak mungkin bisa menang terus menerus padahal jelas kita memiliki tao sebagai pro player." Mata bulat bagai burung hantu itu berbicara panjang lebar tentang bagaimana tim lawan mereka menggunakan cheat.
"Oh ayolah! Aku sudah 2 bulan tak bermain, sudah jelas kemampuan ku mengurang sekarang." Tao dipercaya sebagai pro gamer dalam circle mereka tapi kini tim mereka bagai sampah yg tak berguna.
"Berarti sekarang sudah jelas letak kesalahan nya berada di tao." Tangan dan mata nya masih sibuk menatap layar komputer, sehun sedikit kesusahan melawan musuh karna baru kali ini ia membagi fokus nya dari layar komputer hingga ke tempat ketikan.
"Bukan, salah nya itu kalian terlalu bermain tim harus nya menguji solo vs solo, jangan lupa menggunakan trik jangan hanya berpasrahkan pada satu titik saja." Sehun mengelonjak kaget mendengar suara kakak nya jelas sekali berada di belakang nya.
"Ikuti arahan ku, kau si burung hantu pergilah ke arah kanan kau luhan ke arah sebalik nya tao sendiri tetap dipusat dan kau sehun lawan dari belakang."
Sambil memberi arahan jongin segera duduk di samping sehun dan kyungsoo yg mana sehun berada di kanan nya sedangkan kyungsoo berada di sebelah kiri nya.
"Dang, Kenapa hanya aku yg tidak dipanggil namanya?" Kyungsoo merasa jongin pilih kasih pada nya, sungguh tidak adil.
"Kau tak Terima ha?"
"Tentu saja!"
"Lanjutkan saja permainan mu dan menang lah sialan!" Jongin bersengkap dada, bolak balik matanya melihat ke arah jam tangan rolex nya.
"Sehun jam 7 malam ikut lah bersama ku." menepuk pundak adik nya dengan lembut yg sedang fokus di game itu dan memberi tahu untuk mengikuti nya nanti.
"Kemana?" Lagi dan lagi mata nya masih menatap ke arah komputer berbayar itu.
"Kita pulang jam 23.59 nanti,sembari menunggu waktu,kau ikut aku balap liar di pinggiran seol." Kini jongin membuka kaleng minuman bermerk coca cola dan meneguk nya satu kali habis tanpa pikir panjang milik siapa minuman itu.
"Kau bajingan, Kembali kan minuman ku!" Kyungsoo menarik kerah jongin dengan brutal.
"Aku akan mengembalikan nya nanti, sekarang fokus lah bermain game dan menang lah!" Menarik kerah nya menjauh dari tangan kyungsoo, jongin lekas lekas membenarkan baju nya.
'Ck, sial. . . Lagi lagi aku kena pesona nya.'
-Butterfly's-
Tepat jam 8 malam, jongin turun dari motornya dan memarkirkan nya di pinggir motor kawan lain nya.
Sehun juga melakukan hal demikian, sejujurnya sehun bukan anak yg suka bermain liar lebih mending ia mengerjakan tugas nya.
Namun karna adanya urusan antara daddy nya dan papa nya yg sedang kumat itu ia terpaksa mengikuti kakaknya yg sikapnya berbanding beda jauh darinya dari pada berada dirumah dan menyaksikan kumat nya kedua orang tua sehun tersebut.
"Eoh? Bagaimana bisa kau berada disini sehun?"
Tbc.
KAMU SEDANG MEMBACA
butterfly's
Fanfiction"Biarkan aku menyayangi kalian dengan caraku." "caramu menyakiti kami." keluarga? cinta? bahagia? itu jauh dari kenyataan kehidupan anak keluarga park, apalagi kata sempurna. Cast : - oh sehun - kim jongin - park chanyeol - byun baekhyun Cast bertam...
