Prolog

1.2K 71 12
                                        

Happy Reading

Voment

Sorry For Typo

🌺

🌺

🌺

ILY
From To The Moon And Back

Langit malam terlihat pekat menyelimuti namun meski begitu tak mengurangi keindahan langit malam tersebut karena berhias bulan yang bersinar terang menyinari di atas sana begitu juga bintang-bintang kecil yang berkerlap-kerlip bagaikan hiasan yang indah di atas langit pekatnya malam.

Udara terasa begitu dingin meskipun ini bukan musim dingin dan suasana yang sunyi menambah kesan yang pas saat menikmati malam.

Memasuki musim semi, udara memang masih terasa dingin karena peralihan dari musim dingin menuju musim semi yang indah.

Seorang gadis nampak sedang berdiri di depan peron kereta api dengan mantel berwarna coklat muda dan rambut hitam legam sebahunya.

Nafas hangat yang keluar dari mulutnya terlihat mengepul, sesekali ia menggosokan tangannya demi membunuh rasa dingin. Tapi meski begitu cuaca sekarang tak berarti apa-apa daripada rasa dingin yang ia rasakan dari kesepian di dalam hatinya.

Gadis tersebut mendongak ke atas langit menatap langit berhias bulan dan bintang yang indah pada pekatnya langit malam. Menikmati pemandangan indah lewat bola mata coklat madunya yang terlihat indah.

Senyum mengembang pada wajah cantiknya ketika ia sejenak memejamkan matanya menikmati semilir angin malam menerpa wajahnya. Lalu sedetik kemudian ia membuka matanya bertepatan dengan suara kereta api yang terdengar nyaring.

Sedikit memundurkan langkahnya ketika kereta api mulai melintas tepat di depannya perlahan memasuki peron dan kemudian berhenti.

Pintu terbuka, dan dari dalam kereta keluar satu persatu penumpang dan setelahnya dari arah luar bergantian untuk masuk ke dalam kereta.

Gadis tersebut melangkahkan kakinya masuk lalu pandangannya melihat sekeliling yang ternyata sudah tak ada lagi kursi kosong padahal ia ingin sekali duduk di dalam kereta menuju perjalanan pulangnya.

Menghela nafasnya ia akhirnya hanya berdiri menghadap jendela dengan tangan yang mengait pegangan kereta.

Maniknya memandang pantulan dirinya sendiri lewat jendela kereta lalu sekelibat bayangan masalalunya bertebaran di dalam pikirannya.

Flashback

Seorang gadis sedang duduk di atas ranjang miliknya di dalam sebuah kamar dengan wajah kesal memasukan pakaiannya ke dalam koper.

Sebuah dentuman terdengar sedikit nyaring saat pintu kamarnya dibuka dan menampakkan sosok seorang pemuda yang menatapnya dengan pandagan sulit diartikan.

"Yak Kim Seokjin! jangan pergi dari rumah kau tahu ayah dan ibu tak bermaksud begitu"

"Keputusanku sudah bulat. Kau tahu aku tak ingin dijodohkan lagipula apa oppa tidak dengar tadi ayah menyuruhku pergi saja" jawab gadis yang bernama Seokjin tersebut dengan wajah kesalnya.

ILY From To The Moon And Back (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang