When Your Tears Wet My Eyes

533 62 10
                                        

Happy reading

Voment

Sorry for typo

ILY
From To The Moon And Back

Dalam dinginnya hembusan angin malam, Jeon Jungkook duduk meringkuk di balkon kamarnya. Memeluk kedua lututnya ia menatap langit malam ini yang begitu terasa hampa.

Yang biasanya langit malam akan terasa begitu indah untuk ia tatap kini terasa begitu hampa dan sepi.

Manik sekelam malamnya menyiratkan sorot mata kesedihan. Sudah dua hari ini Jungkook tidak keluar dari rumahnya, ia juga nampak mengurung diri di dalam kamar akan keluar jika membutuhkan sesuatu saja.

"Jungkook rindu kakek" gumamnya saat-saat seperti ini ia butuh seseorang yang akan memeluknya dan mengatakan kata-kata penenang.

Tapi kini sudah tidak ada lagi pun ketika hatinya kini gundah dan gelisah. Masih segar dalam ingatan Jungkook soal kejadian beberapa hari yang lalu. Semua perkataan kakaknya sendiri yang begitu menyentil dalam relung hatinya terdalam.

Di tempat lain, Kim Seokjin duduk di bangku taman sendirian. Meski di sana banyak pasangan muda-mudi yang sedang menikmati malam sunyi dengan hembusang angin musim gugur.

Manik coklat madunya menatap langit malam yang memang terasa hampa. Sudah dua hari sejak Jungkook berkunjung ke kantornya dan sejak itu pula ia terakhir melihat pemuda itu.

Seokjin tidak tahu apa yang terjadi pada pemuda itu sampai sepertinya pemuda itu enggan bertemu dengannya.

Dalam hati gadis tersebut selalu berpikir apakah ia melakukan kesalahan yang membuat Jungkook marah atau sedih. Tapi seingatnya tak ada hal apapun yang ia lakukan.

Terkadang Seokjin meminta Jihoon yang memang tinggal satu rumah dengan Jungkook saat ini untuk menanyakan apa yang terjadi tapi Jihoon bilang bahwa Jungkook menjadi lebih tertutup dan pendiam.

Entah kenapa rasanya begitu menyakitkan. Dua hari ini Seokjin tak bisa bertemu Jungkook dan ia begitu merindukan sosok pemuda tersebut.

Seokjin tersenyum getir, ia bangkit dari tempatnya lalu berjalan keluar dari taman.

Terus berjalan sampai langkah kakinya berhenti disebuah pagar rumah menjulang tinggi. Ia menatap sedih tapi langkahnya tetap membawanya masuk ke dalam.

Menekan bel dan tak lama seseorang dari dalam membukakan pintu perlahan.

"Oh Seokjin" Jihoon membukakan pintu sedikit lebar agar gadis dihadapannya itu bisa masuk ke dalam.

Ia bisa melihat raut wajah murung milik Seokjin.

"Apa Jungkook belum juga keluar dari kamarnya?" Tanya Seokjin setelah masuk ke dalam dan duduk di sofa.

Jihoon menggelengkan kepalanya. Ia melirik pintu kamar Jungkook yang tertutup di ujung sana.

"Dari pagi Jungkook belum juga keluar. Aku sudah mengetuk pintu dan membujuknya tapi nampaknya ia tak mau diganggu"

Seokjin menunduk sedih kearah pintu kamar Jungkook yang tertutup. Perlahan ia bangkit dan berjalan kearah pintu kamar Jungkook yang tertutup rapat dan Jihoon hanya memperhatikan dari tempatnya.

ILY From To The Moon And Back (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang