Sunset

468 70 14
                                        

Happy reading

Voment

Sorry for typo

ILY
From To The Moon And Back

Tidak terasa waktu yang berlalu begitu cepat. Detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam dan hari demi hari berlalu begitu saja bersama dengan banyak sesuatu keindahan yang baru Seokjin rasakan.

Pertemuannya dengan seorang pemuda yang tak biasa. Seorang pemuda biasa saja namun mempunyai kelebih yang tak seorangpun sadari apa itu.

Mengenalnya selama 2 bulan ini membuat Seokjin paham artinya menerima dalam menjalani hidup.

Selepas pulang dari kantornya setiap sore Seokjin akan selalu menyempatkan diri untuk sekedar duduk-duduk disebuah taman kota dekat apartemennya.

Kakinya berayun-ayun kecil sedikit menyentuh tanah. Ia duduk disebuah ayunan di taman tersebut dengan sedikit tersenyum dan manik yang tertutup.

Sesekali angin berhembus menerpa kulit wajah Seokjin menimbulkan efek segar dan dingin menyentuh pori-pori wajahnya.

Sesekali senandung kecil terdengar dari bibir mungilnya yang berisi. Seokjin senang duduk di taman ketika sore sambil menanti senja, matahari yang terbenam pada peraduannya.

Tiba-tiba saja saat ia memejamkan mata ia merasakan bayangan seseorang menghalangi.

Bukannya terkejut atau bagaimana justru Seokjin malah tersenyum seolah tau siapa yang ada dihadapannya kini walau dengan mata tertutup.

"Jungkook" serunya lalu kedua manik indahnya terbuka perlahan.

Yang dipanggil memperhatikan dengan sorot mana terbinar senang.

"Iya Jungkook di sini" jawabnya tapi tetap berdiri di hadapan Seokjin seolah menghalau sinar matahari yang mengenai wajah gadis tersebut.

"Apa yang sedang Seokjin lakukan di sini?" Tanyanya dengan masih lekat memperhatikan

"Sedang menunggu seseorang" Seokjin tersenyum ia meraih tangan Jungkook dan mengarahkannya untuk duduk di samping ayunan yang kosong.

Mengikuti gerakan Seokjin, pemuda itu kini duduk disamping ayunan Seokjin dengan pandangan mata yang tak pernah lepas menatap gadis cantik tersebut.

"Menunggu seseorang, siapa apakah Jihoon atau Myung Soo hyung?" Terlihat keingintahuan dari sorot mata Jungkook.

Seokjin mengulum senyum menggemaskan melihat Jungkook yang ingin tahu.

"Coba tebak aku sedang menunggu siapa"

Jungkook nampak berpikir tapi kemudian ia menggelengkan kepalanya. "Bagaimana Jungkook bisa tahu jika Seokjin merahasiakannya"

Lagi senyum tak pernah hilang dari wajah cantiknya menatap Jungkook disampingnya.

"Baiklah aku beritahu. Aku menunggumu" manik Seokjin bertemu dengan manik kelam Jungkook sepersekian detik mereka saling bertatapan.

"Menunggu Jungkook tapi kenapa?"

'Tentu saja aku rindu. Rindu padamu Jungkook ingin selalu melihatmu' batin Seokjin, tapi ia tidak mungkin mengatakan itu jadi,

ILY From To The Moon And Back (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang