Kita beda.Aku hanya mampu bermain kata,kamu malah bermain hati.Gak adil kan?.Ketulusanku kamu patahkan dengan luka,perhatianku sudah tidak kamu terima.Mungkin dulu dengan mudahnya aku memaafkanmu,tapi tidak untuk sekarang.Aku tidak mau jatuh berulang kali lagi.Lebih baik aku seorang diri dan menjaga hati.
Yogyakarta,22 Agustus 2021
KAMU SEDANG MEMBACA
Teruntuk Kamu
PoesiaHuruf demi huruf,kata demi kata,baris demi baris,hingga bait demi bait yang ku persembahkan untukmu.Untukmu yang pernah mengisi hatiku.Pernah menjadi alasanku untuk bahagia,walaupun kini kamu telah bahagia dengan yang lain,izinkan aku membuat sajak...
