22. double date?

11 10 1
                                    

YEOLA POV

Hari ini hari sabtu, sebenernya hari senin nanti udah waktunya buat ujian karena gw tipe anak yang rajin kalau lagi gak malas aja.

Gw belajar dikamar lagi malas ke ruang tamu.

Kak Kevin kekamar gw sambil bawa jus mangga "nih minum" katanya sambil menaruh jus itu dimeja belajar gw.

"Tumben kak"

"Mau gak? Kalau gak mau buat kakak aja" katanya sambil mencoba menarik jusnya kembali

"E, eh jangan" gw narik balik jusnya

"Yang rajin belajarnya" ingatnya

"hm"

Kak Kevin langsung keluar dari kamar gw. Gw langsung fokus belajar.

Vano

Lagi sibuk gak?

Gak kok
Lagi belajar aja

Tumben rajin
Ywdh kl sibuk gk jdi

Emang mau kemana

Tadinya mau ngajakin jalan-jalan

Berdua doang?

Sama Varel dan Leora juga

K-kok

Kenapa?
Bukan double date kok, cuma
mau keluar aja jalan-jalan

Oh
Gw ganti baju dulu ya

Ywdh
Chat gw kl udh rapih
nanti gw jemput
read

Gw merapihkan buku-buku yang telah digunakan. Gw jalan menuju pintu kamar untuk mengunci pintu kalau tidak nanti kak Kevin masuk sembarangan. Setelah menutup pintu gw langsung ganti pakaian, sesudah itu gw dandan hanya natural saja.

Jika dikiranya gw udah rapih dan siap, gw langsung chat Vano.

Vano

Van gw udh rapih

Gw udh didepan rumah lu
read

Melihat balasan pesan jeno gw pun langsung menuju jendela untuk memastikan apa yanh dikatakan Vano benar atau tidak. Ternyata Vano jujur dia benar-benar ada didepan gerbang rumah gw. "Berarti dari sebelum Vano bilang mau jemput gw dia udah disitu?" tanya gw sendiri didalam hati.

Vano

Bentar gw keluar

Tanpa menunggu balasan Vano gw sudah memasukan hp gw kedalam tas kecil yang gw bawa.

"Masih pagi udah cantik aja" godanya

"Ish"

"Ngomong-ngomong kita mau jalan kemana?" tanya gw

"Liat aja nanti" jawabnya yang bikin gw tambah penasaran.

Sementara Vano masih memfokuskan pandangan kedepan. Sekitar 1 setengah jam baru Vano memberhentikan motornya pada tempat wisata dengan banyak wahana.

"Dah nyampe, turun" suruh laki-laki dihadapan gw

"Iya"

Setelah membuka helm dan menyimpannya ketempat penitipan helm gw dan Vano langsung masuk, Vano sebelumnya sudah memesan tiket via online.

Tangan sebelah kanan gw digandeng Vano, gw mengikuti langkah kakinya Vano gak tau mau bawa gw kemana.

"Hai Yeola, Vano" teriak seseorang wanita tiba-tiba sekiranya dari arah saung, gw mencari sumber suara yang tak asing itu ternyata itu suara Leora.

Gw hampir lupa kalau Vano ngajak Leora sama Varel juga.

____________

Jangan lupa vote and komen
Disetiap captnya ya-!!

I NEED TIMETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang