-7-

1.7K 383 75
                                        

Kesel gak sih kalo udh cape-cape ngetik panjang eh chapter nya hilang, hm dhlh.









Semuanya saat ini sudah kembali berkumpul di sekolah, Haruto yang sudah bilang tidak mau melanjutkan permainan ini lagi pun dipaksa Doyoung untuk ikut.

"Lo semua gila?! Gue gak mau mati ya bangsat kalo harus ikutan ini lagi!" Ucap Haruto.

"Lo kira kita juga mau mati apa?! Engga goblok, tapi mau gimana lagi!" Balas Hyunsuk.

"Tau ah anjing," umpat Haruto.

"Udah-udah, ngomong-ngomong tadi ada yang jenguk bang Jaehyuk gak?" Tanya Jungwon.

"Gue," sahut Heeseung.

"Gimana keadaannya?" Tanya Niki.

"Makin kritis, dia juga belum sadar sama sekali," jawab Heeseung.

"Loh kalian ngapain malam-malam disini?"

Semuanya langsung menoleh ke arah pak satpam yang tiba-tiba datang.

"Loh kok bapak ada di sekolah malam-malam begini?" Tanya Junkyu yang malah tanya balik.

"Kok malah tanya balik sih, bapak lagi patroli malam, tugas tambahan, tapi sekarang mau pulang dan kunci gerbang, makanya kalian sekarang pulang juga."

"Yaudah bapak pulang aja, kita masih mau disini, lagian ada bang Mashiho juga, dia punya kuncinya, kan dia anak pemilik sekolah, jadi gak masalah kali," ucap Jeongwoo.

"Loh kamu bukanya anak yang tadi siang nekat manjat masuk ke sekolah kan, hayo ketahuan, ngapain kamu tadi?!"

Jeongwoo gelagapan, "s-saya tadi hanya ambil barang yang ketinggalan pak, gitu aja kok."

"Terus kenapa masuk ke ruang pengawas cctv?"

"S-saya__"

"Ya sudah, tidak usah dibahas lagi, tapi kalo saya liat kamu lakuin itu lagi saya akan melaporkannya ke guru bk!"

"Kalau begitu bapak pulang saja sekarang," ucap Mashiho.

"Baik, saya permisi, tolong nanti dikunci lagi," setelah itu pak satpam pergi, karna dia tidak bisa berbuat apa-apa lagi jika ada Mashiho selain menurut.

Setelah kepergian pak satpam, mereka semua menoleh ke arah Jeongwoo.

"Lo ngapain ke sekolah tadi?" Tanya Yoshi.

"Gue udah bilang kalo gue cuman ambil barang yang ketinggalan aja," jawab Jeongwoo.

"Bohong, gue tau lo lagi bohong kan woo?" Sahut Junghwan.

"Gue gak bohong!"

"Tapi lo__"

Ucapan Doyoung terhenti saat ada bola kasti yang dibaluti kain putih menggelinding ke arah mereka.

"Apaan tuh?" Tanya Sunoo.

"Coba buka," ucap Jay.

Lalu Asahi mengambil bola itu dan melepas kain yang membalutnya.

Di kain itu tertulis 'yang berjaga kali ini adalah Niki!' yang sepertinya ditulis dengan darah, karna berwarna merah dan berbau amis.

"Gila, niat banget ini mah pake darah nulisnya," celetuk Jake.

"Udah mulai woy, udah tepat jam sepuluh!" Seru Jungwon.

"Yaudah gue mulai, semuanya cepet sembunyi!" Ucap Niki.

Lalu dia menutup matanya dan mulai berhitung, yang lain pun langsung berhamburan lari.



Beberapa menit kemudian, Niki membuka matanya dan mengedarkan pandangannya, tepat saat itu juga sesuatu yang tak dia ketahui masuk ke dalam tubuhnya.

[✓]Hide And seek | Treasure Ft. EnhypenCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang