Suara berisik dari member Dream terdengar hingga ujung koridor Music Bank hari itu. Dari kejauhan mereka memantau bagaimana Jaemin mencoba memberanikan diri untuk mengundang member Aespa ke ruang tunggu Dream.
"Na Jaemin~ssi, fighting !!" Teriak Haechan dari kejauhan. Melihat itu Jaemin hanya mampu mengusap wajah kesalnya sembari kembali fokus dengan tujuannya.
"Annyeong haseyo.." sapa Jaemin di ruang tunggu Aespa.
"Oh, ne Annyeong haseyo Sunbaenim.." sapa para member Aespa sembari membungkuk hormat pada Jaemin.
"Jogi... Saya Jaemin dari Nct dream. Ah maaf sebelumnya, kalau tidak mengganggu, bolehkah saya meminta kalian untuk mampir ke ruang tunggu kami untuk menyapa para member yang lain?" Tanya Jaemin seformal mungkin.
"Ah begitu. Dengan senang hati Sunbaenim.." sahut Karina lalu berjalan mengikuti Jaemin.
Sempat sesaat Winter mencuri Padang ke arah Sunbaenim nya itu.
"Tampan sekali.." gumamnya dalam hati.
"Jah.. Yeorobun.. mari kita sambut Aespa.." ucap Jaemin sembari membawa masuk member Aespa ke dalam ruang tunggunya.
Satu persatu dari mereka saling menyapa dan memperkenalkan diri. Paras cantik member Aespa membuat beberapa member Dream terlihat gugup. Termasuk Haechan yang sedari tadi tidak bisa melepaskan pandangannya pada Giselle. Pertemuan mereka itu menumbuhkan benih persahabatan antara Senior dan Junior.
••
Malam pun tiba kini member Dream telah bersiap untuk istirahat di kamar masing-masing. Namun lain halnya dengan Jaemin yang masih terjaga diruang tengah sembari mengutak Atik ponselnya.
"Apa yang kau lakukan Hyung ?" Tanya Chenle yang tidak sengaja melihat Jaemin saat usai mengambil air minum.
"Hah, aniya. Bukan apa-apa."
"Winter? " Tanya Chenle tiba-tiba.
"Hah?? Bagaimana kau tau??" Ucap Jaemin terkejut sembari bergegas menutup mulut Chenle dengan sebelah tangannya. Namun karena Chenle berjanji akan berbicara pelan , akhirnya Jaemin melepaskan tangannya dari mulut Chenle.
"Apa kau tertarik dengannya Hyung ? "
"Entahlah."
"Aku melihatnya tadi. Kau selalu mencuri pandang ke arah Winter. Heemm.. tidak heran sih. Dia sangat cantik."
"Apa terlalu jelas ?" Tanya Jaemin.
"Tidak untuk member Aespa. Tapi jelas bagi kami. Hyung, kita kan sudah tinggal bersama dalam waktu yang lama. Jadi kami akan tau jika Hyung sedang jatuh cinta."
"Jinjja ?"
"Eoh. Kami semua tau. Hanya saja kami diam. Hehehe" gurau Chenle.
"Aku belum pernah melihat gadis secantik dan semanis dia, Chenle~ya. Apa kau melihat bagaimana dia bercanda dengan Haechan? Wah, benar-benar humble sekali."
"Mulai deh bucinnya."
"Aku harus segera mendapatkan kontaknya. Kalau mungkin aku akan meminta pada Lee Sooman Sonsangnim."
"Ah Hyung seperti berani saja. Lalu..bagaimana dengan Lia?"
"Lia?"
"Eoh. Itzy. Dia seperti tertarik kepadamu Hyung."
"Ah aku tak peduli. Chenle~ya.. perasaan tidak bisa dipaksakan."
"Ah mulai lagi ceritanya. Arasseo, arraseo Hyung, aku akan pergi tidur." Ucap Chenle sembari menutup telinganya dan pergi meninggalkan Jaemin sendirian.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dua Garis Biru ( END✅ )
Teen FictionSebuah cerita cinta remaja yang terjerat cinta satu malam. Sebuah peristiwa yang mengantarkan mereka pada suatu titik balik kehidupan. Aespa Member💜 X NCT Dream Member 💚
