"Jaemin~ah, ayo.. semua sudah berkumpul. Hanya tinggal kau saja." teriak Renjun yang berlari menghampiri Jaemin dengan wajah panicnya.
"Hyung, kenapa Wu Soo bisa bersama mereka?"
"Ah, itu.. aku minta tolong pada Winter sebentar. Sudahlah.. ayo." Renjun bergegas menarik Jaemin pergi dari sana.
"Tapi Hyung.."
"Sudahlah, Ayo."
"Huh, untung saja ada Renjun Oppa." ucap Winter sembari menghela nafas panjangnya. Lega.
"Wae?" tanya Dareum.
"Tentu saja. Jika tidak, pasti Jaemin Oppa akan terus bertanya."
"Yaa! Bukannya lebih baik kau memberi tahu dia tentang Wu Soo? Bagaimana pun juga, dia seorang Ayah. Lagipula, aku yakin pasti Wu Soo juga ingin tinggal Bersama ayahnya.
"Tapi.."
"Wae? Apa kau tidak berani?"
"Aniya, bukan itu."
"Baiklah, jika kau belum siap. Tapi pikirkan baik-baik tentang masa depan Wu Soo. Apa perlu aku yang menggantikannya sebagai ayahnya Wu Soo?" Goda Dareum.
"Yaa!! Sirreo."
"Makanya cepat beritahu dia. Tidak baik jika terlalu lama."
"Arraseo, Oppa."
"Baiklah kalau begitu, aku dan Wu Soo pergi dulu."
"Sekarang?"
"Eoh. Lagipula kau pasti juga banyak kegiatan."
"Mianhae Oppa, aku sangat merepotkanmu."
"Aniya, gwenchana."
Setelahnya Nam Dareum pergi meninggalkan café itu. Mobilnya melaju kencang menuju rumah kedua orangtuanya. Ibunya terlihat sangat bahagia dengan kehadiran Wu Soo disana. Karena itulah, Dareum selalu membawa Wu Soo kerumah orang tuanya.
Namun siapa sangka, hal itu malah menjadi malapetaka. Dari arah berlawanan, tiba-tiba terlihat sebuah bus yang kehilangan kendali sedang melaju kencang kearah Dareum. Dan... Braakkk!! Tabrakan tak bisa dihindari. Semua orang yang yang berada disekitar lokasi langsung berkerumun menyelamatkan Dareum dan Wu Soo yang tak sadarkan diri dengan bersimbah darah.
••••
Saat ini Winter berlatih berjam-jam untuk tampil diacara Asia Artist Award minggu depan. Meski mencoba focus, perhatian Winter selalu teralihkan dengan bunyi ponselnya yang berdering sejak 5 menit yang lalu.
"Angkat saja dulu. Gwenchana." ucap Karina yang melihat Winter beberapa kali melirik ke ponselnya.
"Arasso, mianhae Eonni." Winter berlari mengambil ponselnya didalam tas disudut ruangan.
"Yeoboseyo"
"___"
"Ne, ini Kim Minjeong."
"___"
"Ne???"
"___"
"Baiklah, saya akan segera kesana." Air mata Winter seketika jatuh membasahi pipinya usai menerima panggilan singkat itu.
"Wae?" tanya Karina.
"Wu Soo, dia kecelakaan, aku tidak tau harus bagaimana Eonni?"
"Mwo?? Kau tenang dulu. Pertama, kemasi barangmu dan pergilah kerumah sakit. Aku akan memberitahu Lee Sooman Seonsaengnim." ucap Karina.
"Jinjja?"
"Hm. Pergilah. Kami akan menyusul setelah latihan." Anggukkan mantap dari Karina dan rekan Aespanya membuat Winter sedikit merasa lega. Lalu ia bergegas menuju rumah sakit Hallym Medical Center dimana Wu Soo dan Dareum berada.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dua Garis Biru ( END✅ )
Genç KurguSebuah cerita cinta remaja yang terjerat cinta satu malam. Sebuah peristiwa yang mengantarkan mereka pada suatu titik balik kehidupan. Aespa Member💜 X NCT Dream Member 💚
