Senin 17:50 dinihari mata kuliah kedua telah selesai, semua mahasiswa bergegas menuju parkiran dan bergegas pulang.
"Aisyahh!!". Panggilan Adit dengan berteriak lalu berlari ke arahku.
Sembari menoleh, "Iya? ada apa?". Tanyaku
"Kamu udah print teori belum? Soalnya kan sebentar kita asistensi". Tanya Adit sambil ngos-ngosan.
"Ohiya ya, pulang ini langsung aku print deh" Ujarku.
"Okedeh,makasih aisyah". Ucap adit sembari bergegas mengambil motornya untuk pulang.
Jam menunjukkan pukul 18:30 artinya sebentar lagi asistensi pertama akan dimulai.
Drit..Drit notifikasi berbunyi, pertanda ada pesan whatsapp grup. Ku coba buka, sambil mencetak teori yang akan dibawa ke tempat asistensi setengah jam lagi.
"Gayss kalian udah print teori belum? Ini kita printnya individu?" Tanya Aul kebingungan
"Kayanya jangan deh, kita ambil 2 referensi aja dulu, nanti kan pasti dikoreksi sama asdosnya". Jawab Ray
"Jadi siapa aja yang print teorinya?" Tanya yayat.
"Aku udah 1 , satunya lagi siapa?" Jawab Rio
"Aku udah juga nih 1, jadi udah pas kan 2" Ucapku.
Beberapa menit kemudian...
"Bismillahirrohmaanirrohiim, Assalamu'alaikum, ini lokasi asistensinya ya. Jangan Lambat!". Pesan kak Agam Asdos kami sembari mengirimkan lokasi asistensi.
"Wa'alaikumussalam, baik kak!" Jawab kami bergantian.
Satu persatu dari kami mulai datang dan berkumpul tepat depan rumah minimalis sesuai dengan lokasi yang dikirimkan kak Agam asdos kami.
"Yang ini ya?". Tanya Revi sambil menunjuk ke rumah minimalis dengan pagar yang tertutup rapat.
"Tapi kok kaya gaada orang ya?, suram banget kek masa depan eh". Gurauan yang dilontarkan Adit lagi-lagi membuat kami tertawa.
Tiba-tiba,, krekkk!!
Bunyi pintu yang terbuka dari rumah minimalis tersebut, dan benar saja, asdos kami sudah menunggu sedari tadi.
"Silahkan masuk!" Ucapnya sambil membukakan pagar yang tertutup rapat tadi.
Kami dipersilahkan masuk dan menunggu diruang tamu.
Sementara, di ruang tengah seperti ada beberapa asdos lainnya sedang berdiskusi.
"Lima orang maju bergantian ya!" Perintahnya dan menunggu di ruang tengah.
"Eh eh kalian duluan deh". Ujar Revi sembari mendorong Adit dan Ray.
"Heyy, ladies first!". Ucap adit menentang.
"Eh gaada, Laki-laki pemimpin, jadi harus di depan". Bantah revi lagi.
"Perempuan duluan aja, biar bisa cepet pulang kann?". Ucap Aul tegas.
"Iyanih, lagipula kalian pas kan ber-5, Aisyah,revi,sita,yaya dan wanda!". Sambung Adam
"Hmm iyaiya". Jawab revi dengan geram.
"Yasudah yuk!". Ajak Sinta menuju keruang tengah.
Dengan jalan yang agak malu sebab kali pertama kami asistensi dengan asisten dosen.
Asistensi, fyi asistensi adalah suatu kegiatan, dimana kegiatan tersebut bertujuan untuk mengoreksi kesalahan yang terjadi pada laporan, baik dari segi teori maupun perhitungan, sehingga menjadi suatu laporan yang sempurna.
Saat menuju ke ruang tengah, ada wajah yang tak asing kulihat sedang duduk di sofa berwarna cream, disertai karpet bermotif bunga yang ada di depannya. Yapss Kak Iki ternyata juga seorang asdos Survey Terestris? Tanyaku dalam hati.
Fyi kak Iki adalah asdos mata kuliah semester 1 ku. Ya!! kami lumayan akrab, sebab aku yang ditugaskan untuk menghandle teman-temanku yang lain agar mereka rajin asistensi.
"Hay Aisyah!" Sapa nya kepadaku sembari tersenyum.
"Eh ka Iki" sapa ku dengan wajah heran.
"Silahkan duduk!" Perintah kak Agam sambil mempersilahkan seakan menyuruh duduk ala lesehan.
"Baik kak" Jawab kami ber-5 serentak.
Lagi-lagi, aku mendapatkan posisi tepat berhadapan dengannya.
"Okey, hari ini kita perkenalan dulu, mulai dari ujung kanan!" Peritahnya sambil menunjuk ke arah revi yang duduk paling ujung kanan, yang kemudian disusul oleh Sinta,Aku,Yaya dan Wanda.
Tibalah bagianku untuk memperkenalkan diri.
"Perkenalkan nama saya Aisyah Nisrina Stambuk G21019231". Ujarku memperkenalkan
"Oh ini yang namanya Aisyah". Ujar Ka Agam dengan tersenyum.
Sontak aku langsung melihat ke arah ka iki yang sedari tadi tersenyum melihatku. Aku pun langsung menundukkan pandangan menyembunyikan rasa malu dan sedikit terkejut sebab bertanya-tanya "Memangnya ada apa denganku?" Gumamku dalam hati.
"Mana teori yang saya suruh bawa tadi?" Tanyanya selepas perkenalan satu persatu dari kami.
"I, ini kak". Jawabku sembari memberikan setumpuk kertas yang tadi ku cetak dirumah.
Beberapa menit kemudian...
"Ini perbaiki! ini masih kurang! tambahkan sumber!" Perintahnya sambil mengoreksi dengan pena nya.
"Siap kak!". Jawabku sambil memperhatikann.
"Oke itu saja, segera perbaiki ya! Sekarang isi di lembar asistensi kalian koreksian hari ini!" Ujarnya lagi.
"Baik kak!, terimakasih kak" Jawab kami ber-5 serentak, lalu bergegas pergi untuk bergantian.
"Eh gayss giliran kalian tuh, kita balik duluan ya, udah keburu malam". Ujar Wanda sembari memberikan salam perpisahan ke teman-teman yang lain.
"Oh yaudah hadija (hati-hati dijalan) yaa!!" Ujar Adit sembari melambaikan tangannya kearah kami ber-5".
Kami ber-5 pun mengambil kendaraan bermotor kami dan bergegas pulang.
Asistensi pertama, awal yang cukup membuatku terkejut, sekaligus tidak ada yang istimewa, sama seperti hari-hari biasanya. Terasa hambar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Asdos dan Praktikan
RomanceWarning!! "Apabila ada kesalahan penulisan, mohon dimengerti:)"
