Keesokan harinya...
Selasa, pukul 19:00 drett,,drett!! Bunyi notifikasi Whatsapp yang ada di ponselku.
"Bismillahirrohmaanirrohiim, asistensi selanjutnya kalian bawa gambar polygon beserta perhitungannya saat praktik di lapangan ya! Dan jangan lupa perbaiki koreksian teori kemarin! Terimakasih". Pesan singkat dari kak agam via whatsapp grup kami.
"Siap kak!" Jawabku, sembari disusul teman-teman yang lain.
Dret!!..drett!! Lagi-lagi notifikasi whatsapp grup kembali berbunyi, tetapi dengan grup yang berbeda.
*Asistensi Kelompok genap tanpa asdos*
"Gayss, gimana kalo besok kita kerja bareng?" Pesan Rio ketua kelompok.
"Setuju!!, biar sama-sama paham". Ujar Dimas menyetujui
"Yaudah dirumah siapa?". Tanya Aul
"Dirumah Aisyah aja! Biar deket dari rumahku hehe" Seruan Sinta sambil menge tag ku di Wa grup.
"Aku mengikuti aja sih". Jawabku.
"Oke besok pagi ya, soalnya kan kita masuk siang". Ujar Ray
" Okeyy!!" Jawab Wanda dan disetujui oleh teman-teman yang lain.
Rabu, 8:30 dinihari, mereka sudah berkumpul dirumahku sembari sibuk dengan gambar dan perhitungan yang tak kunjung selesai:)
"Kita bagi tugas aja ya, sebagian nge gambar, sebagian kerja perhitungan yaaa!!". Komando Rio sebagai ketua kelompok.
"Aisyah, Adam dan Aji bantu aku ngerjain perhitungan ya! Yang lain fokus aja ke gambar". Sambung Rio
"Oh oke-oke" ujar beberapa dari mereka menyetujui.
"Haduhh!!, ini gimana sih, udah di bolak-balik kok jadi aneh ya polygonnya". Ujar Yayat dengan raut jengkel.
"Lagi PMS kali ya? Marah-marah mulu". Candaan yang dilontarkan Adit seketika membuat ruangan terisi dengan tawaan.
"Perhitungan yang ini aku kurang paham nih". Ujar Adam kebingungan.
"Tanya ke asdos aja gimana?" Jawab Rio meyakinkan.
"Males ah, suruh perempuan aja, kan biasanya gitu, kalo asdosnya cewe, dengan senang hati aku chat hahaha". Ujar Adam sambil tertawa.
"Aisyah, kamu aja yang chat!!" Sambung Adam.
"Lah? Kok aku sih!" Jawabku terkejut.
"Udah cepetan, biar cepet selesai ini". Bantah Aji dengan nada malasnya.
"Hufftt.. iyaiya yaudah, di grup kan?". Ujarku meyakinkan.
"Pribadi aja, berisik lagi nanti kalo di grup". Ujar Adam sambil meneguk minumannya.
"Hmm yaudah iya". Jawabku kesal.
"Assalamu'alaikum ka, maaf mengganggu. Mau tanya, perhitungan yang ini caranya gimana ya? Soalnya kami kurang paham". Send. Dua garis centang menandakan pesanku sudah terkirim, menunggu hingga dua centang tersebut berwarna biru yang menandakan telah terbaca.
Beberapa menit kemudian...
Drett!!..drett!!. Bunyi notif menandakan ada pesan masuk via Whatsapp ku.
*Kak Agam*
"Ohh, ini dapatnya dari sini, trus jumlahkan aja hasilnya!" Balasnya dengan teks seakan menuntun.
"Ohiya terima kasih banyak kak". Balasku lagi seakan menyudahi percakapan.
"Ini nih, katanya caranya dapet dari sini, trus nanti tinggal dijumlahkan aja hasilnya ini". Ujarku sembari menuntun Rio,Adam dan Aji yang sedari tadi kebingungan.
"Ohhh gituu toh, daritadi kek". Sambung Rio seakan mengerti dengan penjelasanku.
"Okedehh selesai!!" Teriak Rio dengan girang, seakan terlepas dari beban hidup.
"Kita juga sudah kok!!" Ujar Yayat tak mau kalah.
"Oke, sudah selesai kan? Yaudah ayo kita balik, bentar lagi mau masuk kelas!". Ajak Wanda sebab jam sudah menunjukkan 11:30 yang artinya mata kuliah pertama akan mulai sejam lagi.
"Yaudah ayo. Semangat gayss". Ucap Ray menyemangati.
Mereka pun bergegas pulang kerumah mereka, bersiap untuk ke kampus dan mengikuti mata kuliah seperti biasanya.
"Kalian yang lain udah dimana? Aku sama Adam udah di tempat asistensi nih!" . Pesan singkat dari Aji melalui Whatsapp grup.
"Otw..otw!!" Balas Yayat yang disusul Wanda,Sinta, Ray dan Aul.
Beberapa saat kemudian, kami ber-14 telah tiba di tempat asistensi, lalu kemudian dipersilahkan masuk oleh ka Agam untuk duduk di ruang tamu.
Suasana yang sedikit berbeda, kali ini tidak ada asdos lainnya terlihat dirumah itu.
Hanya ka Agam seorang diri.
"Asdos yang lain pada kemana ka?" Tanyaku penasaran.
"Lagi ngerjain laporan mereka". Jawabnya singkat
Aku pun mengangguk seakan paham dengan pernyataannya.
"Oke, seperti biasanya, maju 5 orang secara bergantian ya!" Jelasnya sembari mengikat rambut gondrongnya sebahu.
Deg..deg..deg.. apaan ini woyy!! Gumamku dalam hati.
Sepanjang asistensi malam ini nggak tau kenapa dadaku rasanya deg-deg an mulu.
"Oh my god! Please, what happened?" Gumamku dalam hati yang sedari tadi bertanya-tanya.
Beberapa jam berlalu..
Menandakan waktu asistensi telah selesai, dan saatnya untuk kembali kerumah.
"Oke, asistensi hari ini sampai sini dulu ya! Kita lanjut hari senin. Jadi, hari senin kalian sudah harus menggambar profil memanjang masing-masing. Kita pakai manual aja dulu ya, nanti kalo sudah paham kalian bisa lanjut ke Autocad". Jelasnya panjang lebar.
"Baik kak!" Jawab kami serentak
"Kita balik duluan ya ka!". Ujarku sembari bergegas untuk pulang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Asdos dan Praktikan
RomanceWarning!! "Apabila ada kesalahan penulisan, mohon dimengerti:)"
