Sesuai yang Alma pinta. Haruto sudah menunggu di depan gerbang rumah Alma.
"Nunggu lama?" Tanya Alma.
Haruto menggeleng sambil menatap Alma.
"Yuk masuk." Ajak Alma.
Alma dan Haruto memasuki rumah sederhana dan gelap itu. Maklum Alma tinggal berdua sama Junghwan karena orang tua Alma dan Junghwan ada bisnis bareng di luar negeri.
"Kayaknya Junghwan gak pulang hari ini." Alma berbicara sendiri.
Dia tau kebiasaan anak itu kalo gak pulang pasti lagi nginep di rumah temennya.
Walaupun Alma dan Junghwan cukup canggung satu sama lain tapi mereka tau mebiasaan masing masing.
"Orang tua lo belom pulang?" Tanya Haruto saat Alma membuka kunci rumah.
"Belum, gatau kapan pulangnya. Ayo masuk" Kata Alma mempersilahkan Haruto.
"Kalo mau minum ambil aja ok." Alma berjalan ke kamarnya untuk ganti baju.
Haruto mengedarkan pandangannya ke foto foto keluarga Alma dan matanya tak sengaja menangkap gambar anak kecil ompong dengan gaun pink.
Haruto terkikik pelan, Almanya sungguh menggemaskan dalam foto ini.
"Eh To jangan diliat akunya jelek tau." Alma merebut figura itu dan menyembunyikannya di laci meja.
"Kamu mau ngomong apa?" Tanya Haruto.
"Oh iya lupa kan. Aku mau nanya tapi kamu jangan marah." Kata Alma pelan.
"Tergantung pertanyaannya." Balas Haruto mendekatkan tubuhnya ke sisi Alma.
"Aku mau nanya kok kamu gak bolehin aku public hubungan kita?" Dengan susah payah pertanyaan itu keluar juga.
Terlihat Haruto menghela nafasnya.
"Al, harus banget ya kamu mau public gitu? Kamu gak risih kalau misalnya kamu di sinisin?" Tanya Haruto balik. Alma ingin jawaban.
"Tapi kan To apa salahnya orang tau? Malah bagus kan biar gak ada cewek yang deketin kamu."
"Al-"
"Haruto aku ini pacar kamu bukan sih kamu nganggep aku gak sih?!" Alma tak sadar nada bicaranya meninggi dan itu membuat Haruto meledak juga.
"Kamu nyadar gak sih kamu itu belum sempurna buat ada di samping aku?! Gimana kata orang hah?! Gw punya pacar kayak lo?! Gak aneh tuh!." Nada bicara dan kata kata Haruto langsung berubah.
Cukup jawabannya cukup Alma udah tau intinya. Harusnya Alma nyadar diri dari dulu. Haruto malu punya pacar kayak dia.
"Maaf aku belum sempurna." Alma menunduk.
"Bagus kalo lo sadar. Gw pulang." Kata Haruto dan pergi.
"Salah emang ya To kalo gw gak cantik? Kenapa lo gak putusin gw aja?" Alma lagi lagi nangis tanpa suara.
Seminggu Haruto tak pernah menemuinya dan Alma juga enggan mencari Haruto duluan. Alma jadi berubah dia jadi perempuan yang bertolak belakang dengan kepribadiannya kemarin.
Sebenarnya ini memang sifat Alma yang dulu tapi dia berusaha untuk berubah menjadi baik dan ramah tapi sepertinya Alma tak lagi mempedulikan itu.
Dia hanya ingin Haruto meliriknya dan mengakuinya pacar di depan orang.
Tapi Alma butuh kerja keras untuk itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
my mistake ✓
Fanfictionft. Haruto Falling in love is not to be stupid, but falling in love is to be better.
