'13'

251 36 21
                                        

Hari ini keberangkatan Alma dan Junghwan menuju Amerika.

Mereka akan melanjutkan study mereka di negeri patung liberty itu.

"Kak ayo." Ajak Junghwan menggeret koper besarnya.

"Bentar dek. Kakak nunggu temen dulu." Alma menunggu seseorang itu sambil duduk di kursi bandara.

Mengamati orang orang dengan berbagai suasana ada yang menangis haru, sedih, bahagia.

Alma harap ada yang menangis sedih untuk kepergiannya dari negara ini.

Tak lama Alma melihat temannya datang di bandara..

Sendirian.

Alma menghela nafas. Sudah pasrah kalau Jeongwoo gagal memberi tahu Haruto.

"Sorry telat Ma. Macet banget gila." Keluh Jeongwoo.

Pemuda manis itu tersenyum ke arah Alma membuat Alma juga ikut tersenyum.

"Iya gak apa apa. Kamu baik baik ya di sini." Kata Alma.

"Pasti lah. Lo tuh yang harus jaga diri baik baik. Dan masalah Haruto..."

Alma tersenyum sendu, "Udah gak apa semoga dia bahagia sama cewek barunya. Tolong kasih surat ini ya buat Haruto." Alma menyerahkan amplop birunya dan di terima Jeongwoo.

"Pasti jaga diri Alma kalo sempet kesini kabarin gw ya. Gw bakal jadi orang pertama yang nyamperin lo."

"Siap pak!" Mereka sama sama tertawa di hati yang sama sama sakit.

Alma sakit Haruto gak peduli lagi sama dia. Sedangkan Jeongwoo sakit liat orang yang dia sayang pergi.

Jeongwoo sayang Alma tapi Jeongwoo gak mau kayak Alma yang ngejar ngejar yang gak sayang sama dia.

"Aku pergi. Yok dek." Alma menggeret kopernya di ikuti Junghwan yang menganggukkan kepalanya ke arah Jeongwoo.

"Hati hati!"
















Apakah Haruto gak peduli sama kepergian Alma? Jawabannya dia peduli tapi Haruto gak mau nyakitin hati Alma lagi dan lagi kalo dia masih datang ke bandara.

Jeongwoo datang dan menyerahkan sebuah surat padanya tanpa mengucapkan apapun.

Haruto membaca surat itu dengan hati yang campur aduk.

Hai Haruto! Ini Alma ngasih surat tadinya mau pake line aja tapi kayaknya gak sopan banget haha. Alma belum tau hubungan kita masih ada atau udah gak ada tapi biar lebih jelasnya ayo putus! Alma tau Haruto malu punya pacar kayak Alma maaf ya. Semoga Haruto sekarang bahagia dan gak malu lagi. Alma sayang Haruto tapi Alma tau Haruto gak sayang Alma. Alma selalu bilang Haruto sayang Alma dengan gak tau dirinya. Dan itu bener bener kesalahan Alma yang selalu memaksakan diri.

Sekali lagi maaf Ruto. Ily.

"Sorry Al. Lo pantes bahagia sama pasangan lo nanti dan maaf buat ucapan gw kemaren." Haruto berbicara seolah Alma ada di hadapannya.

Jadi benerkan Alma cuma sayang sama Haruto tapi Haruto sebaliknya?

Terus apa dong yang kemaren kemaren Haruto manis ke Alma? Haruto juga gak tau dia bingung sama perasaannya sendiri.

Haruto selalu bilang sama dirinya gak sayang Alma tapi Hatinya selalu nolak kata kata itu.

Dia sayang Alma.

"Lo gak salah kalo lo bilang ke diri lo bahwa Haruto sayang Alma."






















End

Thanks for read this annoying story

Thanks for read this annoying story

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

start, 2 agust - 11 agust.

my mistake ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang