19

2.7K 177 0
                                        

Ketika jam 2 malam ,rey terbangun dari tidurnya dan mendengar perkelahian dari halaman mansion.

Rey ingin membuka pintu

Ceklek

Rey melihat orang kepercayaan papa nya .

" tuan muda mau kemana " tanya bodyguard

" mau ke bawah paman "

" gak boleh tuan muda dilarang ke bawah"

" rey mauuu ke bawah, no bacot"

Rey ancang - ancang ke bawah, ketika melihat bodyguard papa lengah rey langsung turun ke bawah,

Betapa terkejutnya rey melihat abangnya dan banyak orang terluka ,dan darah ada di mana mana.

" papa,abanggg" teriak rey

Betapa terkejutnya abangnya dan papa udah turun ke bawah.

" pergi dek,di sini bahaya" khawatir zaky

" gak,rey gak bisa pergi ninggalin abang dan papa " panik rey

"Pergi dek" bentak lucas dengan nada dingin

Karna kalau rey masih ada di sini pasti rey akan mati

Rey yang mendengar itu terkejut dan memandang abang lucas dengan air mata .

Melihat ada pistol yang mengarah ke jantung rey ,membuat andra melindungi adek nya dan..

Dorr

Andra jatuh di pelukan adeknya ,

" abang sayang adek" lirih andra dan memejamkan mata nya karna menahan sakit.

" gak, abang gak boleh tinggalin rey" gemetar rey sambil nahan isakkan yang keluar.

" abangggg,,bangunnnn" teriak rey dan mengguncang tubuh andra ,biar biar bangun.

Kemudian rey merasa kepala pusing dan pingsan di samping tubuh bang andra.

Setelah beberapa jam kemudian, peperangan pun di menangkan oleh mafia hendra,walaupun banyak terluka ,

Dan meninggalnya andra yang membuat semua orang merasa kehilangan terutama rey yang merasa kehilangan  karna menyelamati rey dari tembakan itu.

" hiks hiks hiks, i-ni  gak  be- nar kan bang"

" pasti semua ini gak nyata kan" lirih rey di pelukan abang zaky.

" ini nyata dek" ujar zaky menahan tangis karna kehilangan adeknya.

" gak benar" sebelum kesadaran rey menghilang di pelukan zaky.

Zaky membawa tubuh rey ke kamar nya,

" ikhlaskan dek" bisik zaky ke telinga rey.







Bersambung.....

Reyhan Yunanda Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang