Rendy, murid terpintar satu angkatan. Dikenal dingin dan juga cuek. Ia secara tidak sengaja dipertemukan oleh Viona yang sangat ceria dan banyak bicara. Kira-kira Rendy bisa akrab gak ya ke Viona?
. All picture from pinterest🥰
Hari jum'at, hari yang sangat ditunggu-tunggu para murid SMA NEO, karena esoknya adalah weekend dimana sekolahnya libur, SMA NEO hanya masuk dari hari senin sampai dengan hari jum'at. Selain itu hari jum'at juga waktunya pulang cepat. Pelajarannya hanya 2 mata pelajaran dan yang paling asik itu kalau pelajarannya juga gampang, kayak seni budaya sama penjaskes gitu, walaupun sangat jarang banget sih 2 mata pelajaran tersebut di satuin.
Kayak sekarang ini, mata pelajaran hari ini di kelas Viona adalah matematika dan seni budaya. Lumayan balance, abis panas pikiran di pagi hari karena matematika, jam kedua di padamin sama seni budaya yang biasanya disuruh gambar doang, ya walau kadang Viona suka bingung harus gambar apaan karena dia juga gak jago.
Kali ini temanya adalah gambar sesuatu yang berbau outdoor gitu, maka dari itu seluruh murid kelas Viona boleh keluar kelas untuk mencari inspirasi, asal gak kabur buat pulang.
"Duh gambar apaan ya, otak gue buntu banget" Farah mengeluh sambil menunjuk-nunjuk buku gambarnya yang masih kosong.
"Keliling aja dulu yuk, siapa tau dapat bahan buat di gambar" ajak Ella yang sudah siap dengan buku gambarnya dan juga kotak pensilnya.
Viona mengangguk, ia ikut membereskan kotak pensil khusus untuk menggambar "ayok, kemana dulu ya enaknya?"
Mereka bertiga jalan berdampingan sambil membawa peralatan gambarnya masing-masing.
"Eh eh eh ada yang lagi olahraga tuh di lapangan" ucap Farah yang sudah semangat, terlihat dari cara bicaranya.
Viona dan Ella ikut menatap lapangan yang lumayan ramai. "Kelasnya Haris gak sih itu?" Tanya Viona sambil menoleh ke arah Ella.
Ella yang ditatap pun mengangguk pelan, malu-malu kucing.
"Yaudah kita duduk aja disitu tuh, siapa tau Ella mau gambar mukanya si Haris hahaha" tunjuk Farah pada kursi panjang yang berada di bawah pohon rindang di dekat lapangan.
Viona mengangguk, begitupun Ella dengan pipinya yang memerah entah kenapa, salting mungkin karena akan melihat Haris dari dekat, haha biasalah orang kasmaran.
Mereka bertiga pun berjalan mendekat ke lapangan, kemudian duduk di kursi panjang tersebut.
Viona mulai mengamati pemandangan sekitar lapangan, lumayan banyak pepohonan ternyata disana, tak lupa tanaman hias dan bunga yang cantik.
Viona mengeluarkan pensilnya, menggambar beberapa sketsa bunga di buku gambarnya, sesekali ia melihat ke arah objek yang sedang ia gambar.
Farah yang melihat Viona sedang menggambar itupun penasaran, gambar apa sih yang ia buat? "Gambar apaan tuuuh, gambar muka temennya Haris ya??"
Viona melirik dengan tatapan tajam, kemudian memamerkan gambarannya. "Emang ada temennya Haris yang mirip sama yang gue gambar ini?" Ucap Viona, ia terkekeh.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ella yang melihat gambar bunga milik Viona pun ikut tertawa sambil memukul pelan pundak Farah. "Hahaha Farah ada-ada aja sih"
"Suudzon mulu sih lo, apa jangan-jangan lo ya yang mau gambar salah satu temennya Haris? Ck ck ck" balas Viona sambil menggelengkan kepalanya.