Brukk
"Adoohh bokong wee!!" pekik hera saat terjatuh dari pohon kersen
"HAHAHAHA" tawa semua anak yang melihat kejadian itu
"Ass-stagfirulloh!!" Kesal hera saat melihat tidak ada yang menolongnya malah sebaliknya menertawakannya
"Assalamu'alaikum kawan kawanku" ucap ansya yang baru saja datang
"Waalaikumsalam" jawab semua anak yang ada disitu
"Kalian kenapa kok pada ketawa sampe nangis pula?" tanya ansya dengan wajah polosnya
"Si hera jatoh dari pohon sya" jawab cindi saat sudah meredakan tawanya ansya hanya ber'oh'ria saja sambil mengangguk anggukan kepalanya
"Sabar ya ra orang sabar pentatnya lebar xixi" ucap ansya sambil cekikikan
"Kamu aja kalo gitu jangan aku,,aku ngga mau pantatnya lebar" ucap hera dengan wajah polosnya
"Ra gak cocok mukamu digiu giuin malah jadi jyjyk ku liatnya haha" ucap cindi yang langsung mendapat tawa dari semua anak yang ada disitu termasuk ansya
"Ya udah biar aku aja yang manjat" ucap ansya
"Oke lah kalo gitu" ucap cindi
"Kalo ansya mah bisa manjat ngga tipu tipu kaya ono noh sok bilang bisa manjat akhirnya jatoh juga kan" tambah cindi dengan kekehan diakhir kalimat
Hera langsung melotot tajam kearah cindi
"Hehe 'peace' " ucap cindi itu tulisannya bener apa kagak si? Maap kalo salah✌
"Sin ini kamu tangkep!" pekik ansya saat sudah diatas pohon dan memetik beberapa kersen yang sudah merah
"Okeh" jawab cindi
Hap
Hap
"Yang mana lagi yang udah merah?" tanya ansya
"Mm itu sya dikanan atas tuh ada dua" ucap cindi sambil menunjuk kearah kersen yang dimaksud
"Di atas kamu juga tuh ada satu" ucap hera sambil menunjuk kearah kersen yang dimaksudnya
"Udah mana,lagi?" tanya ansya yang masih mencari kersen yang sudah matang
"Mmmm manis kaya aku" ucap hera sepontan saat memakan kersen yang berada ditangannya
"Iya kamu manis kaya kersen ntar aku jual biar dapet duit banyak buat beli bibit kersen yang lebih banyak" ucap cindi
"Aku terlalu berharga untuk kamu jual ndi" ucap hera santai yang masih menyuapkan kersen kedalam mulutnya
Pletak
Kerena sudah sebal melihat tingkah hera yang semakin PD,tangannya sudah mulai panas ingin menjitak kepala hera dan alhasil terjadilah😂..
"Aduuhh!pala quu yang cantik membahana sakeettt!" heboh hera setelah dijitak cindi
Karena sudah jengan melihat kedua temannya ribut alhasil asnya melempar kersen yang mesih hijau kemulut hera yang sedang berteriak
Happ
"Ass-tajim kecuttt!!😣kayak keteknya cindi!!" pekik hera saat meraba rasa yang ada dimulutnya
Hera memang melihat sekilas ansya melempar kersen kemulutnya namun ia tidak tau apa itu sudah matang apa belum alhasil ia mencobanya saja dan begitulah😂....
"Emang semua pade demen nyiksa hera centik ini"
"Biar suka suka ane lah aane yang buat cerita😜"author
KAMU SEDANG MEMBACA
HENANSYA (TERBIT)
Short StorySudah terbit, buku bisa dibeli di shopee Pure Publishing BELI YANG ORI YA!!! [Sebagian part sudah dihapus untuk kepentingan penerbitan] Kehidupan seorang gadis yang berusia 15 tahun yang hidup bersama neneknya disuatu desa didaerah terpencil,ia adal...
