Part 7

7.5K 426 3
                                        

Halo kawan selamat membaca ya semoga suka💛

***

Saat sudah sampai didepan kamar ansya sean langsung membuka knop pintu yang berwarna putih

Cklek(anggap saja suara pintu terbuka)

Cklek(anggap saja suara pintu terbuka)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kamar ansya

"Wahh ini kamar ansya bang?" Tanya ansya dengan mata berbinar

"Iya prinses/sweetheart" jawab sean dan erdan

"Ya sudah abang kekamar dulu yah sweetheart abang" ucap sean dengan nada halus

Erdan yang sedari kemaren mendengar kakak yang satunya ini seperti ini malah menjadi merinding tidak biasanya kakaknya bisa bicara halus kepada seorang perempuan kecuali mama, momy, bundanya, dan oma sekarang menjadi tambah satu yaitu adik tercintahnya kalo cewek lain mah datar+dingin ae

"Iya bang ion" ucap ansya

"Loh kok bang ion?" bingung sean mengapa adiknya memanggilnya bang ion?

"Nama panjang abang kan Sean Giontara Kenfa Exfanandar,jadi ansya panggil bang sean pake bang ion aja boleh kan?" ucap ansya dengan wajah polosnya

"Boleh lah,apa si yang ngga buat my sweetheart abang" ucap sean sambil tersenyum manis dan mengusap kepala ansya sayang lalu mengecupnya

"Ya sudah bang ion kekamar dulu yah" ucap sean lalu melenggang pergi kekamar setelah mendapat anggukan dari ansya sementara erdan

"Prinses,kalo panggilan sayang kamu buat abang apa?" Tanya sean dengan wajah kepo

"Mm bang edan aja kali yah?" Ucap ansya sambil menempelkan tangannya seperti orang yang sedang berpikir, erdan yang mendengar itu langsung membulatkan mata dan berkata "eh ehh jangan itu dong panggilannya prinses" ucap erdan dengan wajah memelas

Ansya yang melihat itu berusaha menahan tawanya mati matian "hhh becanda yang tadi bang,ya udah ansya panggil abang dengan panggilan bang dan aja gimana boleh ngga?" Ucap ansya

"Ternyata kamu pinter ya becandain abang,,mmm boleh dong prinses panggilannya unik juga" ucap erdan

"Ya udah abang kekamar dulu ya prinses" ucap erdan lalu diangguki oleh ansya tak lama kemudian ia melenggang pergi

"Huhh capek juga ternyata" gumam ansya sambil membanting dirinya kekasur lalu memutuskan untuk tidur terlebih dahulu karena kantuk yang tiba tiba datang menghampirinya

Jam 12.20

Ansya sudah sejak 30 menit yang lalu bangun lalu mandi setelah itu sholat dzuhur karena azan sudah berkumandang saat sedang merapikan mukena tiba tiba ada yang mengetok pintu kamar ansya

Tok

Tok

Tok

"Sayang kita makan siang dulu yuk" ucap bunda dari balik pintu

HENANSYA (TERBIT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang