5. Explain

116 13 0
                                        

"Taeyong! Coba deh liat ini!" Seru Doyoung yang langsung menunjukkan layar ponselnya kepada Taeyong.

"Itu siapa?" Tanya Taeyong yang masih tidak mengenali dua orang yang ada di dalam foto.

"Baca caption-nya!" Ucap Doyoung.

Netra Taeyong yang awalnya menatap foto dua orang, satu laki-laki dan satu perempuan, langsung beralih ke caption yang ada di tulisan itu.

"Itu Yuta?" Tanya Taeyong yang tak percaya.

Ucapan Taeyong langsung mengalihkan kedua teman Taeyong yang tengah sibuk berdebat memperebutkan makanan.

Baik Ten maupun Winwin langsung melihat foto orang tersebut. "Yuta selingkuh?" Tanya Winwin yang langsung mendapat toyoran kepala oleh Ten.

"Yak Ten! Kenapa kau menoyor diriku?!" Rutuk Winwin kesal.

"Supaya membalikkan otak-mu ke tempat semula! Yuta gak selingkuh kok." Ucap Ten.

"Tau darimana kau?" Sunggut Doyoung, menatap Ten dengan aura permusuhan.

Iya! Ten dan Doyoung itu berada di kubu yang berbeda. Doyoung yang tidak setuju Taeyong menjalin kasih dengan Yuta, karena Yuta orang yang tidak baik menurut-nya. Berbeda dengan Ten yang sangat mendukung hubungan mereka berdua.

Bagi Ten, mereka berdua itu pasangan yang cocok satu sama lain, dan saling melengkapi satu sama lain.

Yuta tidak membawa pengaruh buruk ke Taeyong kok! Ten tau siapa Taeyong. Memang Taeyong tuh aslinya kayak gitu. Taeyong memang sudah merokok dari dulu. Taeyong itu gak sebaik dan sepolos yang mereka kira. Taeyong memang murid teladan di sekolah mereka. Tapi kalo di luar sekolah? Beuh, jangan di tanya kayak apa! Cuma Ten yang tau siapa Taeyong, di antara ketiga teman Taeyong.

"Tentu saja aku tau! Yuta tuh sangat sayang kepada Taeyong. Mungkin foto itu dari orang yang tidak suka dengan hubungan Taeyong dan Yuta." Ujar Ten.

Doyoung mendecak tak suka, mendengar semua perkataan Ten. "Ck. Sok tau sekali dirimu. Perasaan suka seseorang bisa saja berubah. Kau--"

"Berati kau juga harus hati-hati. Bisa saja Kun hyung juga bermain di belakang-mu." Ucap Ten, memotong perkataan Doyoung.

"Yak! Apa maksud-mu?!" Tanya Doyoung kesal.

"Aku hanya berbicara sesuai omongan-mu. Kenapa kau marah?" Balas Ten, menatap Doyoung dengan tatapan jengah.

Baru saja Doyoung ingin membalas perkataan Ten, Taeyong sudah lebih dulu mengintrupsi dirinya. "Yak! Kenapa kalian jadi berkelahi?" Sunggut Taeyong kesal.

Bukannya membantu, ketiga sahabatnya ini malah buat Taeyong semakin kesal.

"Kirimkan foto sama nama akun-nya. Biar aku sendiri yang bertanya kepada Yuta." Pinta Taeyong yang langsung merebut ponsel Doyoung, dan mulai men-screen shoot ponsel Doyoung, lalu mengirimkan hasilnya ke pesan pribadi Taeyong.

Setelah itu, Taeyong langsung bergegas meninggalkan ketiga temannya.

Yang ia butuhkan saat ini adalah penjelasan Yuta. Ia tidak mau mengklaim sebelah pihak dari apa yang dia lihat saja. Ia juga butuh penjelasan Yuta.

Taeyong terus mencari keberadaan Yuta di seluruh antero sekolah.

Base camp yuta tuh banyak banget. Taeyong harus mencari di setiap tempat dulu untuk menemukan Yuta. Seperti Rooftop, Gudang, Kantin Belakang, Taman Belakang, dan masih banyak lagi. Yuta tuh kalo kumpul, demen banget di tempat yang sepi dan jarang di lewati guru maupun siswa.

"Yuta." Panggik Taeyong kepada Yuta yang tengah konser bersama ke-empat sahabat-nya di gudang. Siapa lagi kalo bukan Johnny dan Jaehyun. Kalau kun beda server, bisa ancur image Kun kalo gabung sama 2 J 1 Y. Kasian juga mereka kalo gabung sama Kun, bisa keliatan dongonya--eh.

"Eh sayang, kenapa?" Tanya Yuta yang langsung menoleh, ketika Taeyong memanggilnya. Bukan cuma noleh, Yuta juga langsung menghampiri Taeyong.

Jaehyun sama Johnny cuma bisa diem ngeliat tingkah Yuta yang udah bucin kalo ada Taeyong. Gimana mau komentar kalo Jaehyun dan Johnny itu sama seperti Yuta yang bucin kalo udah ketemu pasangan mereka.

"Kenapa yang?" Tanya Yuta yang udah ada di hadapan Taeyong.

"Boleh minta waktunya sebentar?" Tanya Taeyong.

Yuta menautkan kedua alisnya ketika mendengar nada bicara Taeyong. Sepertinya ada masalah yang gak bener nih. "Boleh kok. Ada apa emangnya?" Tanya Yuta yang sangat penasaran. Padahal dari tadi pagi, dirinya belum membuat ulah.

"Ikut aku. Kita bicara di tempat lain." Pinta Taeyong.

Yuta menganggukkan kepalanya. "Bro, gue tinggal bentar ya!" Teriak Yuta kepada teman-temannya.

"Siaga satu Yut!" Teriak Johnny meledek Yuta.

Yuta hanya mendengus kasar. Mengikuti Taeyong dari belakang yang membawa-nya ke taman belakang sekolah.

"Bisa jelasin gak ini apa?" Pinta Taeyong kepada Yuta, seraya memberikan ponselnya kepada Yuta, untuk di lihat.

Yuta menautkan kedua alisnya terlebih dahulu, menatap Taeyong bingung. Namun tangannya tak dia urungkan untuk mengambil ponsel Yuta.

Yuta menatap layar ponsel Taeyong dengan tatapan bingung. "Dapat darimana?" Tanya Yuta, menatap Taeyong.

"Gak penting dapet darimana. Bisa gak jawab pertanyaan aku aja?" Tanya balik Taeyong.

"Habis pulang sekolah, kita pergi bersama buat nemuin orang yang ada di dalam foto ini." Final Yuta. Dia gak mau Taeyong salah paham.

"Untuk apa? Aku cuma minta jawaban kamu doang." Ujar Taeyong yang bingung.

Taeyong cuma butuh jawaban Yuta, siapa yang ada di dalam foto itu? Bukannya mau bertemu dengan orangnya langsung. Sedangkan Yuta, Yuta gak mau Taeyong salah paham. Daripada Yuta menjelaskan siapa yang ada di dalam foto ini, lebih baik Taeyong ketemu langsung, biar puas dia tanya ke orangnya langsung, dan ke dirinya. Biar gak ada omongan yang salah di antara dua belah pihak.

"Yuta, aku percaya sama kamu. Semua omongan kamu aku percaya. Aku cuma mau kamu jawab doang. Siapa dia?" Pinta Taeyong.

"Dia teman aku. Di situ gak cuma ada aku doang kok. Ada Johnny, Jaehyun, sama Yuto anak sekolah Pentagon kok." Jujur Yuta.

"Foto itu di ambil dari angle yang berbeda. Aku sama dia cuma ngobrol doang kok. Gak ada niatan selingkuh, sumpah." Ucap Yuta. Dia takut pikiran Taeyong kemana-mana.

"Aku gak nuduh kamu selingkuh kok. Aku cuma nanya aja. Kan kamu sendiri yang bilang kalo ada masalah, atau ada yang ingin di tanyakan? Langsung di tanyakan dan di selesaikan hari ini juga." Ucap Taeyong.

Yup, Taeyong sama Yuta itu udah berkomitmen satu sama lain untuk saling jujur. Mereka juga udah janji buat nyelesaian semua masalah sama keraguan mereka hari itu juga. Karena mereka gak mau hubungannya hancur karena masalah yang gak selesai.

"Aku takut kamu mikir yang enggak-enggak yang." Ujar Yuta yang baru bisa menghela nafas lega, ketika melihat dan mendengar respon Taeyong.

REASON FOR LIFE - YUTAECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang