Seperti ucapan Yuta tadi, bahwa Yuta akan mengantarkan Taeyong pergi ke tempat pemotretan.
Yuta dan Taeyong sedang dalam perjalanan menuju pemotretan.
Sampai di pemotretan, Taeyong langsung turun dan menghampiri Jr. Di belakang Taeyong, ada Yuta yang terus mengikuti Taeyong.
"Eh Taeyong, jadi dateng? Gue kira enggak." Ucap Jr.
"Jadi, tapi gue mau liat pakaiannya sama konsepnya dulu. Kalo pakaiannya minum sama konsepnya vulgar, gue balik." Balas Taeyong.
Jr membalas ucapan Taeyong dengan anggukkan kepala. Dia langsung membawa Taeyong menuju ruang ganti, untuk melihat baju yang akan di kenakan Taeyong. Selain itu, Jr juga membawa Taeyong menuju produser untuk di jelaskan mengenai konsep permotretan.
Taeyong gak sendiri ke ruang ganti dan ke produser. Taeyong juga membawa Yuta. Agar Yuta bisa melihat sendiri baju yang akan di pakai Taeyong. Serta mendengar sendiri ucapan sang produser akan konsep yang akan Taeyong pakai.
"Gimana yang?" Tanya Taeyong, menatap Yuta.
Mereka sedang berada di ruang tunggu, menunggu pemotretan yang akan di lakukan Taeyong.
"Yaudah. Konsep sama pakaiannya juga gak aneh-aneh." Ujar Yuta. Seperti kata dia tadi kalau dia bakalan ngizinin Taeyong kalo konsep dan pakaiannya gak aneh.
Taeyong tersenyum. "Yaudah, kamu tunggu sini dulu ya. Aku bilang Jr sama produser dulu." Ucap Taeyong yang langsung pergi meninggalkan Yuta.
Yuta terus menunggu Taeyong, seraya memainkan ponselnya untuk menghilangkan rasa bosan.
"Udah?" Tanya Yuta, yang langsung mengalihkan pandangannya dari ponsel untuk melihat Taeyong yang baru saja kembali.
"Udah. Aku pemotretan habis ini. Kamu tungguin aku ya yang. Jangan kemana-mana." Pinta Taeyong yang langsung duduk di tengah tengah Yuta, menyenderkan kepalanya di dada bidang milik Yuta.
"Tadi lagi apa?" Tanya Taeyong.
"Tadi mau main pubg sama Jaehyun Johnny. Tapi nanti aja pas kamu pemotretan." Seru Yuta.
Tidak lama Yuta ngomong kayak gitu,Taeyong langsung di panggil untuk pemotretan.
Taeyong yang di panggil pun langsung beranjak dari duduknya. "Yang, tunggu ya." Pinta Taeyong, mengecup bibir Yuta sekilas, dan langsung pergi meninggalkan Yuta.
Yuta langsung bermain bersama Johnny dan Jaehyun, menunggu Taeyong yang sedang pemotretan.
Sesekali Yuta melirik untuk melihat kegiatan Taeyong. Ya walaupun Yuta sering terpaku karena melihat kecantikan paripurna Taeyong yang gak pernah luntur. Di tambah posenya.
*drt drt drt* getaran yang ada di ponselnya Yuta, membuat Yuta memaki. Padahal sebentar lagi di menang.
Yuta menautkan alisnya ketika melihat nama yang tertera di ponsel miliknya.
Ia langsung saja mengangkat ponselnya. Setelah melihat nama yang ada di dalam ponsel.
Selamat malam, tante.
---
Oh baik tante, Yuta akan ke sana.
---
"Siapa yang?" Tanya Taeyong yang baru saja menyelesaikan pemotretannya.
"Ah, tadi Johnny menelepon. File tugas besok, punya aku ketinggalan di rumah Johnny." Jawab Yuta.
"Terus kamu mau ambil sekarang?" Tanya Taeyong.
Yuta menganggukkan kepalanya. "Iya yang, aku pergi sebentar ya. Gak lama kok yang. Aku langsung balik abis ngambil." Ujar Yuta.
Taeyong menganggukkan kepalanya. "Hati-hati ya yang. Jangan ngebut." Peringat Taeyong.
Yuta menganggukkan kepalanya. Mencium bibir Taeyong sekilas lalu pergi meninggalkan Taeyong. Sedangkan Taeyong, melanjutkan acar pemotretannya lagi.
---
Taeyong terus menunggu kedatangan Yuta. Udah 20 menit sejak pemotretan Taeyong selesai, tapi Yuta belum datang juga.
Taeyong telepon ponselnya Yuta gak di angkat. Telepon Johnny, katanya dia baru saja pulang. Paling sebentar lagi Yuta sampe.
Tapi ini udah 20 menit Taeyong nunggu, tapi gak nyampe-nyampe. Taeyong khawatir Yuta kenapa-napa.
"Duh, Yuta ke mana sih?" Gumam Taeyong.
"Gimana? Pulang sama gue aja ya." Tawar Jr yang sedari tadi menemani Taeyong dalam menunggu Yuta.
"Gak usah makasih Jr. Tapi gue masih mau nunggu Yuta aja." Ucap Taeyong, menolak tawaran Jr.
"Lo kalo mau pulang, pulang aja. Gue gapapa kok." Sambung Taeyong yang masih terus menelepon Yuta.
Tak lama mengatakan itu, Yuta akhirnya datang.
Taeyong langsung menghampiri Yuta dan memeluk Yuta.
"Kamu kemana sih yang? Aku khawatir banget tau gak?!" Rutuk Taeyong kesal, ia sudah mengeluarkan air matanya.
Dia itu kalo udah khawatir, pasti bakalan nangis buat ungkapin rasa khawatirnya. Selain khawatir, Taeyong juga bakalan nangis kalo dia udah kesel plus marah tingkat akhir. Apalagi marah dan keselnya gak bisa di sampaikan. Ujung-ujungnya dia nangis sendiri dan kesal sendiri.
"Kamu kenapa?" Tanya Yuta, yangkaget ketika mendengar tangisan Taeyong.
"Aku khawatir tau gak! Kamu kemana aja sih? Katanya gak lama?! Aku udah telepon Johnny, katanya kamu udah pualng!" Rutuk Taeyong kesal.
"Maafkan aku, tadi jalanan ada yang ketutup. Jadi aku car jalan yang lebih lama karena jalannya ke tutup." Seru Yuta.
"Ayo sekarang kita pulang. Maafkan aku ya." Sambung Yuta yang mulai membantu Taeyong.
"Jr. Makasih ya udah jagain Taeyong." Ucap Yuta.
Setelah Taeyong naik di belakang jok motornya, Yuta langsung menjalankan motornya pergi, meninggalkan area pemotretan Taeyong.
Tak butuh waktu lama, Yuta dan Taeyong akhirnya sampai di kost-an mereka.
"Ayo." Ajak Taeyong kepada Yuta untuk tidur di kamarnya.
"Aku tidur di kamar aku aja ya. Aku pengen kerjain tugas dulu." Ujar Yuta.
"Yaudah, aku tidur di kamar kamu." Final Taeyong.
"Jangan. Aku gamau di ganggu dulu." Pinta Yuta yang langsung masuk ke dalam kamarnya, dan mengunci pintunya. Meninggalkan Taeyong yang mematung di luar.
Taeyong termenung, ia terkejut akan sikap Yuta yang aneh seperti ini.
Namun karena rasa lelah lebih banyak mendominasi tubuhnya, Taeyong segera masuk ke dalam kamarnya. Besok ia akan langsung menanyakan Yuta tentang perubahan sikap Yuta.
***
Paginya, Taeyong udah rapih dengan seragamnya. Ia segera memakai sepatunya, mengambil tasnya dan segera menuju kamar Yuta yang ada di samping kamarnya.
Sampai di kamarnya, Taeyong langsung mengetuk pintu kamar Yuta.
Udah berkali-kali ia mengetuk pintu kamar Yuta, tapi gak ada sahutan dari Yuta.
Taeyong pun segera mengambil kunci cadangan kamar Yuta di kamarnya, lalu membuka kamar Yuta.
"Loh kosong? Yuta udah jalan duluan?" Gumama Taeyong yang tidak percaya karena Yuta yang lebih dulu jalan, meninggalkan dirinya.
"Yuta lagi terburu-buru Yongie. Jangan negative thinking." Gumam Taeyong yang langsung jalan ke sekolahnya, menggunakan taksi.
Karena kalo pakai angkutan umum gak keburu.
Sampai di depan gerbang, Taeyong langsung membayar taksi itu dan masuk ke dalam sekolahnya.
Taeyong terkejut, ketika netranya menangkap Yuta yang ada di parkiran, bersama dengan seorang perempuan bernama Kim Yura.
"Yuta." Panggil Taeyong yang tidak di hiraukan Yuta.
Yuta malah pergi dengan menggandeng tangan Yura. Masuk ke dalam bersama Yura.
KAMU SEDANG MEMBACA
REASON FOR LIFE - YUTAE
FanfictionINI CERITA KHUSUS YUTAE SHIPPER! BAGI KALIAN YANG TIDAK SUKA DENGAN SHIPPER ATAU CERITA INI? DILARANG UNTUK KOMEN NEGATIF BAIK DIKOLOM KOMENTAR MAUPUN DIKEHIDUPAN NYATA BAGI PARA MEMBER, NAKAMOTO YUTA, MAUPUN LEE TAEYONG SHIPPER INI MENYANGKUT : YU...
