01. Confused

22 6 4
                                    

Happy Reading💙

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Happy Reading💙






Aku duduk dikursi meja belajar yang ada di kamarku. Sudah seminggu yang lalu, obrolan yang aku lakukan bersama dengan orangtua ku masih menghantui pikiranku. Tentang aku yang di sarankan untuk mencoba mengenal laki-laki, karena sampai dengan umurku 21 tahun ini aku sama sekali belum memperkenalkan laki-laki manapun ke orangtuaku, entah sebagai teman ataupun kekasih.

Aku adalah wanita normal. Aku juga ingin mengenal laki-laki, ingin merasakan geli nya di rayu oleh kekasihku, ingin merasakan bertukar pesan dengan kekasihku, ingin merasakan rindu yang bertumpuk karena tidak bertemu dengan kekasihku, ingin menceritakan hari-hari ku yang di marahi bunda karena tetap minum kopi, ingin menangis dipelukannya ketika aku melewati hari berat, dan yang paling indah adalah ingin hidup bersama selamanya dengan keluarga kecil kita nantinya. Hah, aku mengatakan bahwa harapanku yang satu ini sangat tinggi.

Aku melihat jam dinding kamarku yang menunjukkan pukul 7 malam. Sebentar lagi bunda akan mengetuk pintu kamarku untuk makan malam bersama. Aku yang sudah siap untuk ikut bergabung makan malam, di buat kaget oleh Bunda yang terburu-buru masuk ke kamarku, tanpa mengetuk pintu sebelumnya.

"Kenapa bun?"

Aku bertanya sambil tersenyum ke bunda. Karena, tidak biasanya seperti ini.

"Ganti baju formal ya, ada tamu"
Jawab bunda sambil tersenyum juga. Bundaku, selalu cantik dan lembut tutur katanya, baik kepada ku maupun Ayahku.

"Harus ada aku?"

Tanyaku lagi. Jika memang ini tamu orangtuaku, maka aku akan menunggu di kamar saja. Tapi, sepertinya...

"Iya sayang, jangan lama-lama ya"
Jawab bunda yang membelakangi aku karena membantuku memilih baju. Ia menyerahkan baju yang harus ku gunakan, dan aku menuruti nya saja.

Sekarang aku akan bersiap-lagi-karena kedatangan "tamu" yang akupun tidak tau siapa. Biasanya, jika ada seseorang atapun sesuatu yang mencari atau berhubungan denganku, Bunda atau Ayah akan selalu mengatakan pada terlebih dahulu.

Tapi, kali ini secara tiba-tiba...ah atau bunda dan ayah lupa? Hah, mari kita liat ada apa sebenarnya.


¤¤¤

Acara makan malam bersama tamu yang dikatakan bunda sudah selesai. Kini, semua orang-aku dan orangtuaku serta tamu tadi-berada di ruang keluarga.

Semuanya masih bungkam dan suasana sangat serius, aku tidak tau apa yang akan terjadi begitupun dengan laki-laki yang dihadapanku ini, sepertinya seumuran denganku.

Accismus.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang