- ', [𝙷𝚊𝚙𝚙𝚢 𝚁𝚎𝚊𝚍𝚒𝚗𝚐, 𝙻𝚞𝚟𝚜] ꒱ ↷🖇
"Lea mau di gendong?" Tanya Shinichiro.
"Apakah boleh?" Tanyanya dengan takut-takut.
Shinichiro gemas karena setiap dirinya, kakek ataupun Mikey menawarkan sesuatu, Lea selalu meminta izin dengan wajah ketakutan.
Ingatkan Shinichiro untuk memberikan wejangan kepada kedua orang tua Lea jika bertemu nanti.
"Tentu saja boleh, kan Lea juga adikku sama seperti Manjiro dan Emma." Ucap Shinichiro sambil tersenyum.
"Namaku Mikey, bukan Manjiro!! Yang boleh memanggilku Manjiro hanya Lea seorang!!!!" Teriak Mikey dari dalam rumah.
Shinichiro hanya bisa menggelengkan kepalanya mendengar teriakkan heboh Mikey.
"Ayo aku gendong."
Akhirnya Lea naik ke punggung Shinichiro dan mereka berdua berjalan menuju bengkel milik laki-laki itu sambil di iringi percakapan ringan.
"Oh kalian datang ke bengkel ku?" Tanya Shinichiro saat melihat ketiga sahabatnya yang sedang menunggu di depan bengkel miliknya.
"Tentu saja bodoh, kita kan mau membahas masalah kemarin." Jawab laki-laki dengan tubuh besar.
Lea menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Shinichiro karena takut dengan ketiga sahabat Shinichiro yang menurutnya menyeramkan.
Dan hal itu disadari oleh Shinichiro dan laki-laki tinggi yang sedang merokok di depan pintu masuk bengkel.
"Oy, jangan berkata kasar seperti itu Benkei. Kau menakuti gadis kecil itu." Tegur Takeomi.
"Wah, apakah dia adik barumu? Atau kau berubah menjadi pedofil dengan menyukai anak kecil itu, Shinichiro?" Tanya laki-laki dengan mata sayu dan muka malas.
Wajah Shinichiro merona.
"B-baka, dia adik angkatku. Manjiro menemukan dirinya saat ingin pulang ke rumah setelah bermain dengan Keisuke."
"Ah wakatta. Takeomi, berhentilah merokok, ada anak kecil di sini." Ucap laki-laki bermata sayu tadi, Imaushi Wakasa.
Takeomi yang ditegur oleh Wakasa pun menurut.
"Ayo masuk, nanti Lea duduk di pojok sana ya."
"Ha'i."
Setelah turun dari gendongan Shinichiro, Lea langsung berjalan menuju sudut ruangan dan duduk di sofa sambil memperhatikan keempat laki-laki dewasa yang sedang membahas sesuatu di depannya.
"Permisi."
Seorang laki-laki dengan luka bakarnya masuk ke dalam bengkel.
"Oh, Seishu ada apa?"
"Aku datang karena ingin membantumu, Shinichiro-san."
"Kau sangat baik, arigato na Seishu. Ah iya, bisakah kau temani adikku di sana, kalau bisa ajak dirinya mengobrol ya."
Seishu mengedarkan pandangannya dan melihat seorang gadis kecil yang sedang memeluk boneka teddy bear berukuran sedang berwarna lilac.
"Baiklah."
"Arigato Seishu, mohon bantuannya ya."
Seishu mengangguk. Lea yang menyadari ada sosok lain yang sedang menghampirinya mendadak diam.
"Omae namaewa?"
"Lea Jaeger."
"Namaku, Inui Seishu. Sa, Lea jadi apakah kau bukan warga asli Jepang? Margamu dengan Shinichiro-san berbeda."

KAMU SEDANG MEMBACA
𝐏𝐞𝐫𝐟𝐞𝐤𝐭𝐞 𝐌ä𝐝𝐜𝐡𝐞𝐧 (𝐓𝐨𝐤𝐲𝐨 𝐑𝐞𝐯𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐬 𝐱 𝐎𝐂)
Fanfiction╭┈─────── ೄྀ࿐ ˊˎ- ╰┈➤ ❝ [𝐏𝐞𝐫𝐟𝐞𝐤𝐭𝐞 𝐌ä𝐝𝐜𝐡𝐞𝐧] ❞ !!DISCONTINUE!! Lea Jaeger, sosok gadis sempurna yang sangat dikagumi banyak lelaki dan juga perempuan. Paras manisnya yang terlihat asing bagi warga Jepang membuatnya terlihat seperti bidad...