_TUJUH_

5 2 0
                                        

Haii!!

Apa kabar,kawand?

Hari ini ada apa?

Apapun itu tetap SEMANGAT YA!!

⚠️JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN⚠️
⚠️KADANG ADA TYPO⚠️

Happy reading

 
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_
 

“Aku mengenalnya,walau hanya sebatas nama"


7.PERKENALAN

  Setelah acara selesai semua kerabat sudah pulang hanya beberapa yang ada dan akan mengikuti makan siang bersama. Tapi Suci masih tak ingin beranjak dari kamarnya setelah kejadian tadi hingga sekarang ia hanya asik dengan pomselnya tanpa berniat ikut makan siang bersama.

Tok tok tok

Suci mendengar pintu kamarnya diketuk,ia berdiri dari ranjangnya dan membuka pintu. Ternyata,tante Sinta-kakak dari mamanya.

“Kenapa,tan?” tanya Suci.

“Ayo turun makan siang bareng,” ajak Sinta.

Tanpa bisa menolak Suci menghela nafas. “Iya,tante.”

“Tante tunggu di bawah ya,udah pada nunggu tuh.” Sinta berbalik,lalu turun kebawah.

Suci menutup kembali pintu kamarnya,lalu menuruni tangga. Berjalan ke ruang makan,dari sini dia melihat keluarganya sudah kumpul bersiap akan makan bersama. Suci melihat kursi di sebelah tante Shena kosong lalu ia segera menempatinya. Di samping kanannya Shena dan di samping kiri ada mamanya yang berhadapan dengan orang itu.

“Suci,kamu sudah kenal dengan ayahmu?” nenek membuka suara.

Dengan pelan Suci menggeleng.

“Ah iya,kenalin nama saya Farzan,kamu bisa panggil saya ayah,” ucap orang itu.

Dengan kepala menunduk Suci mengangguk.

“Yaudah yuk kita mulai makannya. Silahkan ambil lauknya setelah itu jangan lupa berdoa!” peringat nenek.

Semuanya mulai mengambil nasi dan lauk yang akan mereka makan,Suci hanya melihatnya tanpa minat. Selera makannya tak kunjung datang sedari pagi tadi.

“Suci,ayo ambil,” ucap Shena berbisik agar tak mengganggu.

Suci hanya mengangguk dan mengambil nasi serta lauk yang ada di meja,tapi hanya sedikit. Lalu keluarga itu makan dengan hening,sedikit ada gurauan orang tua yang mungkin tak Suci mengerti.

Setelah selesai makan ada yang langsung pulang,ada yang akan menginap dan ada yang akan disini hingga sore.

Saat ini di meja makan tersisa nenek,tante Sinta,Sarah,Suci dan Farzan.

“Nanti malam kamu pulang bersama mang Adi! Mama masih akan disini,ada urusan yang harus di selesaikan. Jadi nanti kamu siap-siap,” ucap Sarah pada Suci. Mang Adi adalah supir yang bekerja mengantar Sarah kemana pun bahkan saat keluar kota.

Suci mengangguk sebagai jawabnya.

“Loh,Suci gak nginap lagi?” tanya nenek.

“Gak usah,mah. Biarin aja dia pulang,” jawab mamanya saat Suci ingin menjawab.

Suci menghela nafas samar. “Iya,nek. Lagian besok senin aku sekolah,” jawab Suci akhirnya membuka suara.

“Yaudah nanti tante bantuin siapin barang-barang untuk pulang ya?” tawar Sinta.

Whisper Of AngerCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang