Eyoo
Apa kabar?
Itu aja deh ya pertanyaannya,saya bingung😀✌
!jangan lupa vote dan komen!
-kadang keyboardnya suka ngantuk jadi kadang ada typo-
Happy reading<3
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_
"Mencoba mengerti,bahwa inilah jalan yang dicari"
6.MENCOBA MENERIMA
Sudah dua hari setelah ia menabrak gadis itu. Setiap jam pulang sekolah,cowok itu menunggu di depan gerbang mencari gadis yang waktu itu tak sengaja ia tabrak,tapi ia tak kunjung melihatnya. Jam istirahat pertama cowok dengan name tag Mahesa itu memutuskan untuk berjalan menuju kelas gadis itu,tapi sebelumnya dia sudah menanyakan kelas berapa gadis itu pada Syifa-teman sekelasnya yang pada saat kejadian ada di sana,mungkin mereka berteman.
Berjalan di koridor,setelah sampai pada kelas yang di tuju,ia langsung masuk ke dalam kelas XI-IPA3. Mengedarkan pandangannya,ia mendapatkan seorang gadis sedang membereskan bukunya,lalu berjalan menghampiri.
"Temen Lo mana?" tanyanya setelah sampai didepan gadis itu.
Gadis itu mendongak.
"Hah?" bingung Selyn.
"Temen Lo mana?" ulang Mahesa.
"Temen gua?temen gua banyak," jawab Selyn,sepertinya dia lupa siapa cowok itu.
Mahesa memutar bola matanya malas. "Yang waktu itu gak sengaja gua tabrak," ujarnya
Selyn mengetuk ngetukan jarinya pada dagu, seperti ia masih belum ingat. Apa dia sudah mulai pikun?mana mungkin anak SMA kelas XI sudah pikun.
"Yang handphone nya jatuh,terus retak," lanjut Mahesa.
Selyn mengerjapkan matanya beberapa kali."Ohhhh,Lo yang waktu itu nabrak Suci. Iya,iya gua inget. Kenapa nyari temen gua? Udah ganti rugi belom Lo?"
"Ini gua mau tanggung jawab. Mana temen Lo? Dari kemarin gua tungguin di gerbang sekolah gak pernah kelihatan," jawab Mahesa.
"Oh iya,lupa. Dia gak masuk udah dua hari." Selyn menepuk dahinya.
"Kenapa?" tanya Mahesa.
"Kepo lo,tanya aja sendiri," Jawab Selyn songong.
Mehesa menghela nafas.
"Minta nomer handphone dia," pintanya.
"Buat apa?" Selyn menatap selidik.
Lagi-lagi Mahesa memutar bola matanya. "Tadi Lo nyuruh gua nanya sendiri,yaudah minta nomer handphone nya," jawabnya jengah.
"Oh iya,yaudah nih" Selyn menyodorkan ponsel ditangannya yang menampilkan nomer Suci.
Mahesa menyalin nomer yang ada di ponsel itu,lalu menyimpan kontaknya,tapi tunggu... Ia mengalihkan pandangnya dari benda ditangannya.
"Nama temen Lo siapa tadi?" tanyanya.
"Suci," jawab Selyn malas.
Mahesa segera menyimpan kontak itu,setelah selesai ia mematikan ponselnya,kemudian memasukkan kedalam sakunya. Tanpa berucap apapun ia langsung bejalan keluar kelas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Whisper Of Anger
Teen Fiction⚠️Ada adegan kekerasan⚠️ ⚠️Ada umpatan dan kata-kata kasar⚠️ "AARRRGHH KENAPA NGIKUTIN GUE TERUS SI?!" ujar wanita itu frustasi. Suci Lakashita Sabrina anak remaja SMA kelas XI yang hidup selalu diikuti bayangan mengerikan yang membuatnya selalu in...
