11

2.2K 168 9
                                        

Warn ⚠️⚠️⚠️
Banyak typo~~~

Homophobia go away 😘❤️

E
N
J
O
Y
❣️

Seminggu setelah kejadian junghwan meminta doyoung menjadi pacarnya selama itu juga doyoung mulai menjauh dari junghwan walau mereka masih tetap pulang,pergi sekolah bersama namun setiap junghwan akan membicarakan soal kejadian itu doyoung akan tiba-tiba mengalihkan pembicaraan dengan cepat membuat junghwan kesal bukan main, apalagi sekarang doyoung semakin dekat dengan guanlin

Junghwan : " Argghh bangsat! " Umpatnya tiba-tiba saat ia masih berada di kelas membuat keadaan yang awalnya memang sunyi jadi semakin sunyi bahkan guru didepan pun sampai terperanjat kaget

Sedangkan yoshi dan haruto hanya menghela napas mereka dan sedikit membungkuk untuk meminta maaf kepada guru yang sedang mengajar tadi, junhwan yang sudah muak akhirnya berdiri dari bangku nya dan keluar dari kelasnya begitu saja tanpa memperdulikan guru nya yang sedang mengajar

Junghwan terus berjalan melewati lorong-lorong kelas tanpa peduli dirinya akan bertemu dengan guru yang sedang piket ataupun kepala sekolah yang sering berpatroli saat jam kelas dimulai, ia malah mempercepat langkahnya dan menghentikan tungkai kakinya saat sudah sampai di satu kelas yang berisikan anak-anak pintar tersebut.

Junghwan memasuki kelas itu tanpa mengetuk atau pun izin kepada sang guru yang mengajar bahkan membuat kelas yang awalnya sedikit ramai kini menjadi sepi karena kehadiran junghwan dengan aura hitam yang mengelilinginya

Berjalan dengan cepat menuju meja doyoung dan menarik tangan mungil dengan kasar lalu membawanya keluar kelas membuat guru yang berada didalam kelas tersebut mau tak mau meneriaki junghwan namun junghwan hanya mengacungkan jari tengahnya kepada guru tersebut sambil terus menarik tangan doyoung yang memberontak

Doyoung : " junghwan mau kemana sihhh??!! Jangan gitu, aduhh sakit junghwan tolong lepasin tangan aku " ujarnya dengan merintih karena sungguh genggaman tangan junghwan sangat kencang

Doyoung : " kamu ini kenapa sihhh??!!! " Teriaknya kesal saat mereka sudah sampai di rooftop

Junghwan : " lo yang kenapa bangsattt?!!!! " Teriaknya di depan wajah doyoung, sedang pemuda mungil itu sekita langsung terdiam dan menundukan wajahnya takut

Junghwan : " lo kenapa ngejauhin gue? Lo kenapa deket banget sama si gunlin ?? Gue bilang jangan deketin dia ya jangan deketin diaaa!!! Tuli lo?! " Junghwan kembali berteriak kepada bahkan kini wajah junghwan memerah menahan emosi dan urat-urat di sekitar leher nya mencuat

Sedangkan doyoung hanya semakin menunduk dengan air mata yang kini terjun ke lantai membuat junghwan yang melihat doyoung menangis bahkan tubuh itu bergetar langsung melembut

Junghwan : " tidak tidak jangan menangis doy, ak... Aku minta maaf " ujarnya dengan lembut sambil mengangkat dagu doyoung agar menatapnya namun betapa terkejutnya junghwan ketika melihat wajah doyoung yang sudah basah dengan air mata, pipi yang memerah, hidungnya memerah, matanya memerah dengan air mata yang terus menggenang dan tubuhnya bergetar

Doyoung : " hiks ini hiks ini yang aku takut kalau aku pacaran sama kamu ju hiks aku selalu takut kamu bentak hiks hiks dan kenapa aku dekat dengan kak guanlin? Karena dia lebih baik dari kamu, dia lebih pantas sama aku " ujar dengan penekanan disetiap katanya dan  suara yang bergetar

Junghwan yang mendengar itu hanya menatap mata doyoung yang tak menunjukan kebohongan sedikit pun membuat junghwan melepaskan pegangannya di dagu doyoung dan sedikit berjalan mundur memberi jarak untuk keduanya

Doyoung : " kamu selalu kasar sama aku padahal kamu tau bahwa keluarga aku tidak pernah berlaku kasar kepada ku hiks tapi kenapa hiks kenapa kamu? Yang mengaku mencintaiku dan ingin aku jadi pacarmu malah berlaku kasar kepadaku??!!! Kenapa??!!!! " Karena doyoung sudah lelah dengan junghwan yang selalu memarahinya, membentak dirinya belum jadi pacar saja junghwan sudah kasar kepadanya gimana kalau beneran doyoung jadi pacar junghwan apa tidak selalu tersakiti hatinya

My LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang