Warn ⚠️⚠️⚠️
Banyak typo~~
Homophobia go away 😘❤️
E
N
J
O
Y
❣️
✨Slow update✨
.
.
.
.
.
.
.
.
.
...
..
.
Sedangkan junghwan hanya diam dengan mata memejam untuk meredakan emosinya karena sang tunangan sudah berani berteriak kepadanya sekarang, lalu pemuda tampan itu menyeringai
Junghwan: "udah marah-marahnya? Kamu juga senengkan makan ice cream berdua sama kakak kelas kamu itu?" Tanyanya dengan sarkas, sedangkan doyoung hanya diam lalu tersenyum
Doyoung: "iya seneng banget dong, masa main sama kakak kelas ganteng gak seneng. Aku yakin kamu juga pasti seneng kan bisa ketemu mantan kamu lagi, jujur aja gak apa-apa toh aku jujur sama kamu" pemuda manis itu memang sengaja ingin membuat si tampan panas terlihat dari wajahnya yang semakin datar
Junghwan tidak menjawab apapun, ia hanya diam mengunci bibirnya yang ingin mengeluarkan umpatan, napasnya memberat, ia berjalan mendekati doyoung yang hanya terdiam tanpa peduli jika dirinya sudah 5 centi didepan wajah doyoung
Tangan berurat pemuda tampan itu kini berada di leher sang tunangan mendorongnya hingga punggung doyoung menabrak tembok dengan kencang
Junghwan: "kenapa? Kamu cemburu?" Tanyanya dengan nada datar di telinga doyoung
Doyoung: "tidak sama sekali" ujarnya sarkas, oh ayolah kekasih macam apa yang sudah tau pasangannya itu cemburu tapi tetap menanyakan hal tersebut?
Junghwan yang mendengar itu semakin panas, tangannya kini melepas cengkraman di leher sang tunangan berganti dengan pukulan yang di layangkan junghwan ke tembok sisi kepala doyoung
Pemuda manis itu tentu saja terkejut dengan hal yang baru saja dilakukan junghwan, matanya kini membulat menatap junghwan yang juga menatapnya
Junghwan: "saya gak suka kamu deket-deket sama dia, kamu itu milik saya. Saya itu tunangan kamu!" Ujarnya dengan penekanan di setiap katanya tepat di telinga doyoung
Doyoung yang mendengar itu hanya menatap mata junghwan, lalu dengan sekuat tenaga ia mendorong junghwan kencang hingga pemuda tampan itu menjauh dari tubuhnya
Doyoung: "jadi disini aku yang salah gitu? Iya?! Jawab brengsek!!" Teriaknya kesal, bagaimanapun perkataan junghwan sangat memojokannya seakan ia lah yang memulai pertengkaran ini
Untung saja kamar doyoung kedap suara hingga keluarganya tak dapat mendengar teriakan dan percakapan mereka
Doyoung: "kalau kamu masih ada masa lalu yang gak bisa kamu lupain kenapa kamu sebegitu nya mengejar ku hingga membuat ku luluh secepat itu? Kenapa? Apa kamu cuma mau jadiin aku pelampiasan kamu?! Selamat, kamu udah membuat aku jatuh sejatuh-jatuhnya ke kamu junghwan! Sekarang aku minta kamu keluar!! Keluar dari kamar saya!!!" Junghwan hanya terdiam mendengar ucapan-ucapan yang keluar dari mungil bibir tunangannya itu sambil mengepalkan tangannya
Doyoung: "saya sudah berbaik hati meminta kamu keluar, tolong. Tolong sekali ini saja dengarkan saya, keluar!" Ujar doyoung lagi sambil menunjuk pintu kamarnya menyuruh junghwan keluar
Junghwan yang sudah terlanjur kesal pun keluar tanpa sepatah katapun keluar dari mulutnya, sungguh jika ia mengeluarkan kata-kata dari bibirnya, ia takut akan menyakiti hati doyoung oleh karena itu lebih baik ia diam
KAMU SEDANG MEMBACA
My Love
FanfictionDoyoung harus menjadi asisten pribadi junghwan selama 6 bulan yang artinya selama setengah semester doyoung harus rela melakukan apapun untuk junghwan karena doyoung melakukan kesalahan saat mos pertama dan bertemu junghwan si pemuda behati dingin l...
