19

2.8K 222 15
                                    

Holaa evan comeback
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Hari ini sudah terkira hari ke dua evan masih sakit

Manja nya pun makin menjadi jadi semua keinginannya harus dituruti kaya ngidam ya van

Nendra sudah lelah melihat tinggkah anak nakal nya ini dia juga tidak mau lepas dari pelukan nendra

"Dek awas dulu ah, daddy mau ke kamar mandi, sama abang aja dulu "

"III... Enggak mau, mau sama daddy"

"Iya tapi bentar dulu dek daddy mau ganti baju ini"

Evan menggelengkan kepalanya pertanda dia tidak setuju

Mau tak mau nendra melepaskan paksa pelukan evan membuat evat menangis kencang

Vero Yang berada di sana ingin menenangkan evan tapi evan malah semakin mengamuk bahkan melempari bantal ke arah vero

Sekitar 15 menit nendra beru kwluar dari kamat mandi dan melihat evan masih menangis sesegukan

"Cup cup cup maaf ya daddy Lama"ucap nendra membawa evan ke pelukannya

"Hikss hikss hikss"evan hanya menangis dan malah makin mendusel kan wajah nya di dada bidang nendra

Skip
Keesokan paginya evan sudah mulai sembuh demam nya juga sudah turun

Tapi Yang jadi masalah sekarang adalah evan tidak mau makan kebetulan hanya ada nendra di rumah dan evan dan hang pastinya bodyguard dan maid juga ada

Yang lainnya pergi kekantor daritadi nendra sudah membujuk evan makan tapi evan selalu kabur dari jangkauan nendra

Sekarang evan ada di ruang keluarga dengan tab ditangannya dia sangat fokus hingga tidak menyadari nendra datang dari arah dapur membawa nampan makanan

"Dek makan dulu ya habis itu minum obat"

"Ihh enggak mau daddy"ucap evan tapi matanya masih fokus ke tab Yang dia pegang

"OK, daddy telfon abang darel aja"ucap nendra memancing evan tapi evan malah makin serius menonton tayangan Yang ada di tab tersebut

Akhirnya nendra memutuskan buat menelfon darel, setelah selelsai menelfon nendra memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku celananya

Dia ikut duduk di samping evan sembari menunggu darel datang dia menyalakan televisi

Beberapa menit kemudian terdengar deru mobil Yang baru masuk, nendra yakin itu pasti darel dan ya seperti dugaannya itu darel

Evan masih belum sadar akan kehadiran darel

Darel langsung saja mengambil paksa tab Yang di pegang evan, membuat evan kaget dan ingin protest tapi setelah melihat pelakunya dia malah menundukkan kepalanya

Dan menatap nendra dengan tatapan meminta tolong

"Siapa Yang tidak mau makan"ucap darel dingin

Evan semakin menundukkan kepalanya dan meremat ujung kaos Yang di gunakannya

"Sekarang makan"titah darel dingin

"Hikss mau daddy"

"Tidak makan sendiri"ucap nendra dia ingin mengerjai anaknya itu kasian amat lu van

"Sekarang makan"ucap darel lagi

"Hikss iyaa"evan mengambil bubur Yang dibawa nendra tadi dan memakannya dengan perlahan

Tapi belum juga habis evan sudah merengek lagi

"Udah abang, evan udah kenyang"ucap evan dengan wajah memelasnya

"Hmm, sekarang minum obat mu"ucap darel menyiapkan obat untuk evan

"Pait"

"Ini harus"tegas darel

Mau tidak mau evan memakan nya dengan terpaksa

"Disuruh makan aja susah banget, harus di panggil abang darel dulu baru mau makan"ucap nendra menceramahi evan

"Besok evan sama abang darel aja deh kalau gitu ya, biar daddy ke kantor, banyak Yang harus daddy urus"ucap nendra membuat evan memelototkan matanya

Gimana ceritanya kalau dia ditinggal sama kulkas berjalan Yang ada dia enggak bisa ngapa ngapain

"Enggak mau ,evan ikut"jawab evan dengan cepat dan menggelengkan kepalanya

"Besok sama abang dirumah"ucap darel mutlak

"Tidak ada penolakan"ucap darel ketika melihat evan Yang hendak protes

Evan tertunduk lesu fikss besok pasti dia dikurung dikamar satu harian

Okelah guyss segini aja dulu
Sampai jumpa di part selanjutnya

Jangan lupa vote dan komen ya

Typo bertebaran

Have a nice day

BYE BYE
AVOIR

Evan Hastanta Alexander(Hiatus)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang