MM : 04

481 139 48
                                    

NORMAL POV

Sidang berlangsung di aula kerajaan bangsa Nephilim. Sang raja masih memikirkan cara untuk mendapatkan bandul ruby untuk menyembuhkan sebagian tubuh dan sayap putri sulungnya yang hampir membusuk.

"Yang Mulia,kita tak mungkin memasuki dunia Demon! Bisa-bisa akan ada korban lagi yang akan mengalami hal seperti Shin Na." ujar sang Ratu,sebelum suaminya itu mengambil resiko.

"Mama, tapi bandul Ruby itu hanya ada di kerajaan Demon. Jika kita memperlambat pencarian,bisa-bisa Shin Na akan mati!" kini, gadis berambut biru gelap yang notabene adalah putri bungsu Raja Nephilim bersuara lantang.

Ucapannya itu dibarengi dengan anggukan dari semua saudara dan petinggi kerajaan Nephilim yang lain.

"Nona Shin Dae benar,Yang Mulia Ratu. Pasti ada cara agar kita bisa menyembukan Nona Shin Na."

"Dengan apa? Mereka adalah anak Lucifer! Kekejaman mereka tak akan ada habisnya untuk memusnahkan bangsa kita."

Mulai terjadi perdebatan di aula, beberapa dari mereka ada yang ambil aman seperti saran ratu, ada juga yang tetap ingin memperjuangkan kehidupan sang Putri Sulung, Shin Na.

"Ada satu cara untuk masuk ke dunia Demon tanpa ketahuan jika kita adalah Nephilim."

Atensi semua Nephilim di aula seketika beralih pada sang Raja.

Raja Shin mengeluarkan sebuah kalung berbentuk sabit berwarna biru langit.

"Kita bisa memudarkan tanda fisik bahwa kita adalah Nephilim dengan kalung ini." sang Raja mengambil nafas kembali, "Bagi siapapun yang berani melewati portal maka—"

"Aku akan pergi." potong sebuah suara sebelum Raja berhasil menyelesaikan ucapannya.

"SHIN DAE!" pekikan sang Ratu langsung menggema, dihampirinya sang putri bungsu yang dengan lantang ingin mengambil resiko.

"Tidak. Aku tak akan membiarkanmu memasuki dunia Demon, masih banyak Nephilim kuat lainnya yang bisa—"

"Mama percayalah padaku. Aku akan menyamar dan kembali secepat mungkin dengan membawa bandul Ruby itu."

~Mysterious Man~

Selesai pemotretan, Jeong Jae langsung di kerumuni para model wanita di sana,tapi karena di dunianya pun ia merasakan hal yang sama jadi Jeong Jae tak kaget,dia hanya ingin mengambil pakaian seperti yang dijanjikan Yuna.

"Boleh ku tahu id line mu?"

"Kau tinggal dimana?"

"Apa kau mahasiswa SNU juga?"

Begitulah kira-kira pertanyaan yang bisa di dengar oleh Jeong Jae,tapi dia hanya membalas dengan senyuman kakunya.

"Hai, Jeong Jae." beberapa perempuan yang mengerumuni Jeong Jae seketika bubar ketika mendengar sebuah suara lembut yang berasal dari putri tunggal dari pemilik perusahaan.

"Kudengar kau akan menjadi model tetap disini."

Jeong Jae masih tetap tak bergeming,namun arah pandang matanya menyusuri ruang pemotretan untuk mencari gadis yang membawanya ke sini dan menagih imbalannya.

MYSTERIOUS MAN Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang