Hai?
di bawah special hot shipper, Ningselle<3
Day – 9
"Minjeongie.." panggil gadis Yoo.
Winter menoleh dan mendapati Karina yang bersender di pundaknya itu menutup mata. Setelah adegan kisseu kisseu yang gak akan author kasih tau lanjutannya, Winter menjadikan Karina kekasihnya. Dan tentu saja, dibalas dengan acara ngegas-mengegas dahulu oleh Karina.
Sekarang, mereka lagi ada di teras rumah Winter. Karina mengganti bajunya dengan baju milik Winter lalu membalut dirinya dengan selimut Winter juga. Iya, Karina nginep.
"Iya kak? Kenapa? Dingin ya?" tanya Winter yang dibalas gelengan sama Karina.
"Terus? Laper? Kakak kan belum mak—"
"Ih, dengerin dulu napaa!!"
"Iya iya.."
Karina mendengus kesal. Winter kadang romantis, kadang baik, kadang bisa banget diandelin, kadang juga gini..ngeselin. Namanya juga Winter. Kalo gak ngeselin namanya Summer.
"Tadi, aku mimpi." Ucapnya. Winter menoleh melihat Karina. Dia lupa menanyakan apa mimpi Karina yang sampai menyebut-nyebut namanya itu.
"Kamu tau aku mimpi apa?"
"Enggak lah, kan aku bukan paralayang—"
"Cenayang! Ih, ngeselin banget sih! Dahlah gak jadi cerita!" kesal Karina. Dia memilih merapatkan selimutnya dan tidak lupa mengerucutkan bibir tebalnya. Winter bukannya merasa bersalah, malah gemes sama orang yang baru aja jadi pacarnya itu.
"Iya-iya maaf. Cerita dong, janji deh gak nyela lagi." Bujuk Winter. Karina melirik Winter sekilas lalu membenarkan posisinya.
"Jadi tuh, tadi aku mimpi.. gaenak bang—katanya nggak nyela!" bentak Karina saat melihat Winter membuka mulutnya.
"Enggak ih, aku mau nguaapp!" balas Winter lalu akhirnya benar-benar menguap.
Melihat itu, Karina melanjutkan ceritanya. "Di situ, aku ngeliat kamu hilang.."
Winter merasa nada bicara Karina berbeda. Kali ini, dia tidak mau menyela atau pun menguap.
"Aku takut, kamu ngilang Win."
"Kalau kamu udah dapetin aku, kamu gak bakal pergi kan?"
"Win..?"
Entah kenapa, Winter mengagumi langit, saking kagumnya, dia sampai melihat langit alih-alih menjawab pertanyaan Karina.
"Winter, kamu bakal pergi?" tanya Karina yang mulai duduk tegak menghadap Winter.
"Kak, lihat deh langitnya."
KAMU SEDANG MEMBACA
[01] Only 11 Days - Winrina ✓
FanfictionPerjanjian dengan Sang Pencabut Nyawa memang membuat hidup Winter menjadi berantakan. Bagaimana tidak? Perjanjian mengulur waktu kematian membuat nya semakin menderita. Saat di tanya kenapa ia melakukan ini, jawaban Winter sangat simple sekali. "Gue...
![[01] Only 11 Days - Winrina ✓](https://img.wattpad.com/cover/287404418-64-k456293.jpg)