Pagi hari di Kediaman keluarga Kang
"Seulgi kau tampak pucat, sebaiknya kau beristirahat saja dirumah. Appa akan mengizinkan absensi untukmu" Melihat wajah pucat Seulgi, Yuri menjadi sangat khawatir.
"Aku baik-baik saja appa, ini karena Seulgi begadang semalam" Ujar Seulgi. Dia memang begadang semalaman, tepatnya menangis.
"Hm… Baiklah, kau harus menghubungi appa jika merasa kurang sehat nanti" Lanjut Yuri
"Ne appa" Balas Seulgi
Seulgi ingin sekali menenangkan pikirannya untuk sejenak. Tapi, jika dia tidak ke sekolah appa dan ommanya pasti akan cemas, lupakan soal tentang dia yang membolos, bisa-bisa dia dilaporkan kepada orangtuanya. Jika orangtuanya datang ke sekolah… tamatlah riwayatnya.
.
.
.
Korea International Senior High School
Saat berjalan di lorong sekolah Seulgi kembali ditatap oleh semua orang yang melihatnya.
"Hei lihat… Dia berani juga datang hari ini padahal kemarin dia melarikan diri"
"Dia kan yang menggoda Irene, hei.. Kang Seulgi kau tidak tau malu ya!"
"Dia pasti merasa bahwa Irene unnie mencintainya, karena menciumnya kemarin. Jangan bermimpi.. Dasar gadis aneh, kembalilah ke asal mu di perpustakaan"
"Hei... Apa keluargamu tidak pernah mengajarimu tentang tata krama? Apa kau litu tidak punya rasa malu"
Semua kembali menertawakan dan menghinanya. Apa mereka kira Seulgi seorang yang lemah? Seulgi tidak perduli dengan hinaan untuknya tapi jika mengenai keluarga dan Klannya… Tanpa membalikkan tubuhnya Seulgi…
"Cukup! Apa kalian tahu status dari keluarga Kang Company di Negara ini?" Seulgi sudah mulai lelah dengan ini semua.
Para murid yang mendengar teriakan Seulgi hanya mendengus dan pergi meninggalkanya. Ada rasa takut sebenarnya bagi mereka yang mendengar ucapan Seulgi, mereka memang mengetahui status keluarga Kang, tapi karena melihat Seulgi yang lemah… mereka mengabaikan status yang disandang gadis lemah itu.
.
"Uwaah…. Irene noona…. Kau cantik sekalii…"
"A-annyong Irene sunbaenim…"
Irene membalas mereka dengan senyumnya,
Semua yang melihat Irene yang berjalan menyusuri lorong sekolah tidak henti-hentinya menyoraki dan meneriakkan namanya.
"Apakah kau tau dimana kelas Kang Seulgi?" Tanya Irene kepada salah satu siswi.
"Ah… Seulgi-sii ada dikelas sebelah, dia duduk di bangku depan" Jawabnya sambil tersipu.
Irene kembali melanjutkan langkahnya, ketika dia sampai di depan pintu kelas Seulgi. Dia melihat gadis itu menatap keluar jendela. Irene mulai mendekatinya, sepertinya dia tidak mengetahui kedatangan Irene.
"Kang Seulgi.. Bisakah kita bicara sebentar? Ada yang ingin ku sampaikan! Bisakah kau mengikutiku?"
Merasa namanya dipanggil Seulgi menolehkan kepalanya mendapati Irene berdiri di depannya, memandang gadis di depannya dengan wajah tak kalah datarnya. Seulgi hanya menganggukkan kepala sebagai jawabannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
I'll Keep You By My Side
NouvellesSeulgi mengalami masa sulit saat dia tinggal di Korea, sehingga Seulgi memutuskan untuk pergi jauh dari Korea dan bertemu dengan seseorang yang merubah segalanya, seseorang yang membuatnya merasa berharga, membuatnya merasa layak untuk di cintai, da...
