14/ Negri sungai biru

308 38 1
                                        

Terus belari dengan terengah Bright mencoba memancing burung tersebut ke dalam lubang hitam yang di beritahu oleh Alviro ia mengatakan jika lubang tersebut memiliki sihir untuk membunuh burung tersebut jika burung tersebut terbang di atas lubang tersebut maka ia akan tersedot ke dalam.

"Ayoo Bright kau pasti bisa..." Bisik Win di balik semak-semak.

Burung tersebut terus terbang ke arah Bright ia mencoba untuk menangkap Bright dengan serangan apinya yang berjatuhan di sekitar Bright.

"ARRRRGGHHHH!!!!!!!!......KENAPA TIDAK ADA YANG MEMBERITAH KU JIKA BURUNG ITU MENGELUARKAN API!!!!!!"
Teriak Bright panik saat melihat Burung tersebut terbang ke arahnya dan mengeluarkan sebuah bola api yang ingin menyerangnya.

"BRIGHT!!!..." Teriak Win panik namun teriakanya membuat perhatian burung tersebut beralih ke arah lain dan burung tersebut pun terbang menuju suara yang memanggil nama Bright.

"Winn..."

Burung tersebut terbang mendekati Win dan entah keberanian dari mana Win keluar dari semak-semak itu dan berjalan mendekati burung tersebut lalu tiba-tiba saat burung itu mendekati Win.


BASSS!!!!!....





Suara api yang seperti di padam kan oleh sebuah air ,ya Win mengeluarkan sebuah air yang berada di tanganya yang tiba-tiba ada,mungkin itu adalah salah satu sihir yang ia miliki.



BASSS!!...






Burung tersebut lalu berteriak seperti kesakitan ia mencoba mengeluarkan bola apinya namun selalu padam oleh air yang di lempar oleh Win.

Alviro yang melihat kejadian tersebut lalu berlari mendekat ke arah Win untuk menyelamatkanya dan mulai mengarahkan panahanya ke arah burung itu.

Namun saat ia ingin memanah burung tersebut dengan tiba-tiba ia merasakan pusing di kepalanya dan membuatnya fokusnya terahlikan.

"Akhh..." Rintihnya sambil memegang kepalanya.

"Alviro!!" Teriak Fluke sambil mendekatinya.




















Flashback 

"APA YANG KAU LAKUKAN ALVIRO!!!" Teriak sang raja kepada anaknya yang telah melakukan kesalah fatal di kerajaan ini yaitu membuat kekacauan saat acara pengangkatan putra mahkota di kerajaan mereka.

"Seharusnya aku yang bertanya kepada ayah kenapa harus vino yang kau angkat menjadi penerus raja? Seharusnya itu hak ku karena aku adalah putra tertua di sini!!!" Ucapnya dengan nada kesal kepada ayahnya membuat sang ayah yang ingin bicara tapi ia menutup kembali mulutnya.

“Kenapa? KENAPA!!! KENAPA KAU TERDIAM SEKARANG?!!!”

"JANGAN BERTERIAK SEPERTI ITU KE ARAH KU ALVIRO!!!!"

"KENAPA!!??? KENAPA AYAH KAU INGIN AKU MENGHARGAI MU SEDANGKAN KAU TIDAK MENGHARGAI KU SEBAGAI ANAK PERTAMA MU YANG SEHARUSNYA MENJABAT SEBAGAI RAJA PERTAMA HAH!!?"


PLAKK!!!




Bunyi tamparan yang sangat kencang membuat keributan antara anak dan ayah tersebut menjadi ramai.seisi istana semua menyaksikan ke ributan tersebut membuat sang ratu menutup mulutnya terkejut saat melihat suaminya menampar anak pertamanya.

"RAJA!!!!..." Teriak sang ratu yang kemudian berjalan mendekati suaminya.

"Jangan pernah kau melukai anak mu sendiri terkecuali dia mencoba membunuhmu.." kata sang ratu Kepada suaminya sambil mengelus dadanya, lantas sang raja hanya menghela nafas mencoba menenangkan dirinya lalu kembali bicara kepada sang anak.

THE AQUARISCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang