End
Keadaan kerajaan Feraron saat ini sedang berduka di karena sang raja Karlos jatuh sakit karena kutukan dari
Feri yaitu peri langit dan karena itu keadaan ekonomi kerajaan juga tidak beraturan Sekretaris raja pun tak bisa menanganinya terlalu ba...
"Bright siapa kedua orang itu?" Tanya ibunda ratu Kepada Bright yang melihat kedua pria imut yang berada di belakangnya.
"Ehh dia Win dan......Fluke" kata Bright yang membuat seseorang dari arah belakang yang tadinya sedang mengobrol dengan berbisik bersama Prem untuk menyusun sebuah rencana terahlikan saat mendengar sebuah nama Fluke disebutkan.
"FLUKE!!!!" Reflek ohm berteriak.
Bright yang melihat ekspresi terkejut ohm langsung menyeringai Kepada ohm sedangkan Fluke yang juga melihatnya ia hanya berbalik tersenyum dan menatap ohm lalu mengatakan, "Hai iya saya ,kenapa?" Tanya Fluke berpura-pura tidak tahu.
"Bagaimana bisa?" bisik ohm entah pada siapa yang jelas saat ini ohm sedang di Landa kebingungan oleh Fluke yang masih hidup pada saat ini.
"Emmm...maaf yang mulia ratu." Suasana yang tadinya sempat terahlikan oleh suara dari reflek dari ohm sekarang terahlikan oleh suara Win yang memanggil Sang ratu Feraron Tersebut.
"Iyahh ada apa?"
"Maaf kelancangan hamba jika hamba boleh tidak meminta izin untuk bertemu sang Raja Karlos?"
Sang Ratu yang mendengar permintaan dari temen Bright ia merasa agak curiga kenapa ia ingin menemui sang Raja.
"Eeehh ibu mereka berdua lah yang akan membantu kita untuk menyembuhkan ayah," kata Bright menyakini sang Ratu yang mempunyai rasa curiga kepada Win.
"Benarkah?"
"Hemm"
"Jika seperti itu........Lala kemari," panggil sang ratu Kepada Lala ,Lala adalah adik dari sang ratu yang menetap tinggal bersama sang Kakanya yaitu ratu Feraron.
"Mari ikut saya tuan Win dan Fluke," sambutnya, lalu Win dan Fluke pun pergi mengikuti adik dari sang ratu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Saat ini Win dan Fluke sedang berjalan di sebuah lorong di temani adik dari sang ratu sedangkan Bright dan keenam saudaranya pergi bersama sang ratu untuk membahas sesuatu yang penting.
"Di situ sang raja terbaring," kata Lala sambil membuka pintunya.
Win dan Fluke pun berjalan mendekati sang raja yang sedang berbaring Lalu memerhatikan ke adaan sang raja kulitnya yang sepertinya sudah pucat tapi masih ada deruh nafas yang terlihat dari dadanya yang naik turun.
"Sepertinya sang Raja tidak bisa membuka matanya, membuka mulutnya dan dia sepertinya sedang mengalami sakit kurasa karena dia tidak bisa berbicara kepada kalian," kata Win menjelaskan.