Ficlet : Lost and Gone

534 83 2
                                    


Republish and dont forget this is only a fiction!

Republish and dont forget this is only a fiction!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


It's been a long time since you're gone

Goresan pena mewarnai buku bersampul biru itu. Entah dorongan dari mana, Jaehyun hanya ingin menuliskan sajak demi sajak yang seakan memenuhi pikirannya. Matanya menelisik, memandang kumpulan vinyl yang berjajar rapi dalam sebuah rak yang berdiri kokoh di ruangan depan.

Ia terdiam. Mengenang kembali sosok yang selama ini menemaninya menikmati senandung lagu yang selalu memenuhi ruangan mereka. Saling menghangatkan dan berbagi kasih dalam pelukan yang mereka ciptakan. Yang kini menjadi memori yang sia-sia di harinya yang kosong.

Dia telah pergi. Meninggalkan seribu penyesalan tanpa henti dalam dirinya. Semuanya telah terlanjur hancur. Semuanya telah berakhir.

But by chance it might've too late

Ia kembali tertunduk dan merenung.

Andai saja, dia lebih pengertian padanya.

Andai saja, dia lebih menjaga perasaannya.

Andai saja, dia tidak meninggalkannya.

Andai saja, dia tidak menyia-nyiakan perasannya.

Dan andai saja, dia masih bersamanya.

Penyesalan-penyesalan itu seakan terus mendikte pikirannya. Sebelum sadar bahwa tidak ada waktu lagi untuk menyesalinya semuanya. Sudah terlanjur terlambat dan waktu tidak akan pernah memberinya kompromi.

No time to blame

Ditutupnya buku itu saat sajak terakhir tertulis disana.

Pandangannya kemudian menelusuri ruangan yang masih dipenuhi oleh semerbak harumnya. Kemudian menemukan sebuah buku diary bersampul merah muda dengan aksen pita sebagai pemanis di bagian depannya.

Ia nampak ragu untuk membukanya. Tapi, pada akhirnya jemarinya memutuskan untuk membuka lembar pertama dari buku itu. Dan menemukan sebuah deretan sajak dengan judul di atasnya.

'Gone'

'Gone'

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
AsmaralokaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang