PART 29

184 19 1
                                        

Vanya mengendarai motor dengan kecepatan di atas rata-rata

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Vanya mengendarai motor dengan kecepatan di atas rata-rata. Setelah mendengar ucapan bu Sarah, Vanya langsung meminjam kunci motor Aaron dan dengan berat hati Aaron meminjamkan motor nya karena ia tahu jika Vanya pasti akan menemui Daddy nya.

Saat ini tujuan Vanya adalah pergi ke kantor Samuel, tanpa Vanya sadari air matanya terjatuh, Vanya tidak menghiraukan keadaan sekitar. Ia terus mengendarai motor dengan cepat.

Di sepanjang perjalanan ucapan dari bu Sarah terngiang-ngiang di dalam pikiran Vanya. Ia sungguh tidak habis pikir dengan perbuatan daddy nya. Apa maksud daddy nya membiarkan bu Sarah kembali ke sekolah. Setelah bersusah payah Vanya membuat bu Sarah keluar dari sekolah, namun malah daddy nya lah yang membuat bu Sarah kembali.

Sepuluh menit Vanya sampai di depan gedung yang menjulang tinggi ke atas. Vanya turun dari motor dengan terburu-buru. Vanya masuk kedalam kantor, ia terus berjalan tanpa menghiraukan yang lain.

Vanya memasuki lift, memencet angka enam puluh sembilan. Tidak menunggu waktu lama, pintu lift terbuka. Vanya langsung keluar dari lift, dan berjalan masuk ke dalam ruangan Samuel.

"Nona tidak boleh masuk! " ucap sekretaris Samuel Kirana.

Vanya menatap wanita di depan nya datar.

"Minggir gak! " ucap Vanya berusaha menahan emosi nya.

"Maaf nona tidak boleh masuk. Tuan Samuel sedang ada tamu"

"GUE BILANG MINGGIR YA MINGGIR!!! " teriak Vanya.

Kirana terkejut mendengar teriakan Vanya. Ia pun memilih membiarkan Vanya masuk.

Vanya membuka pintu ruangan dengan kasar. Dua orang yang berada di dalam ruangan terkejut ketika pintu dibuka dengan kasar.

"Vanya ada apa? " tanya Samuel.

Samuel berdiri dari duduk nya, menghampiri Vanya yang sedang menatap dirinya. Saat Samuel ingin menyentuh bahu Vanya, Vanya langsung menghindar, hal itu membuat Samuel bingung.

"Kamu kenapa? " tanya Samuel.

"Kenapa Daddy selalu buat Vanya sedih? " tanya Vanya lirih.

Samuel semakin dibuat bingung.

"Maksud kamu apa sayang? " tanya Samuel.

"DADDY KAN YANG SUDAH BUAT BU SARAH KEMBALI KE SEKOLAH?!! "

Samuel tertegun.

"Daddy gak tahu seberapa susah nya Vanya menyelamatkan keluarga kita dari orang-orang di luaran sana. Kenapa Daddy selalu merusak semua rencana Vanya? Vanya punya salah sama Daddy?? "

Samuel menggeleng kan kepalanya.

"Kamu salah paham sayang" ucap Samuel.

Vanya menangis. Hatinya sangat sakit, dada nya terasa sesak.

VAARON (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang