Happy reading
Kicauan burung yg terdengar begitu berisik membuat Xiao Zhan bangun lebih awal dari ketiga pemuda yg lain. Dia langsung duduk sambil sedikit merapihkan kaosnya.
"Hoaaaamm!" Xiao Zhan mengedarkan pandangannya menatap seluruh isi cafe dengan teliti.
"Kamar mandi di mana ya?" Zhan bangkit kemudian mengambil ponselnya. Dia sebenarnya lupa di mana letak kamar mandi yg sempat di bicarakan Jili tadi malam.
"Sepertinya di belakang" ujar Zhan lagi.
Remaja itu melangkah melewati tubuh suami nya menuju arah belakang. Ternyata benar, sampai di situ ia melihat pintu kamar mandi yg terbuka. Zhan masuk, masih dengan tubuh yang lesu. Sedikit demi sedikit dia memapah kakinya untuk berpijak dengan baik.
Sekarang ia sudah berdiri di depan wastafel. Perlahan tangannya mengambil air dari keran dan di basuhnya secara merata kewajah.
Blush
Seketika matanya dapat terbuka dengan benar, juga bagian wajah nya yg berminyak mulai terasa fresh.
"Ahh" ia mendesah pelan.
Zhan berbalik sambil mengusap wajah menggunakan kain bajunya, hingga...
Bruk
Kepalanya membentur sesuatu yg lancip, membuat Zhan reflek menyentuh bagian cembung milik seseorang. Remaja itu segera membuka matanya lebar², menatap siapa yg tengah berdiri di hadapannya.
"Yibo?" Gumam nya pelan. Telapak tangan sebelah kanan masih bertengger di atas permukaan dada Wang Yibo.
"Mm" jawab Yibo lesu. Tanpa aba² pemuda itu menggenggam kedua telapak tangan Xiao Zhan kemudian memojokkannya sampai ke sudut ruangan. Entah apa yg tengah merasuki nya, namun kali ini Xiao Zhan bisa merasakan kejanggalan yg terukir di atas wajah dingin tersebut.
Remaja itu ingin memberontak ketika pergelangan tangannya terus di remas hingga sensasi pegal mulai mengiringi.
"Ahh, Yibo saa.... Mmhh!" Kalimatnya terpotong ketika sesuatu yg lembut merampas wilayah mulutnya sambil di tekankan. Zhan hampir memekik saat lidah milik Wang Yibo berhasil memasuki rongga mulutnya.
"Mmhh" ciuman itu berubah menjadi lumatan lembut. Walau keduanya masih kaku dalam melakukan hal seperti ini, namun sepertinya Yibo bisa mengimbangi gerak lidah dan mulut istrinya.
"Mmmhh .... Ahhh"
Tautan itu terlepas hingga menghasilkan sebuah tambang Saliva di antara mulut keduanya. Wajah Zhan memerah dan keringat dinginnya telah membasahi seluruh bagian muka. Sedangkan Wang Yibo, melengos kesamping sambil menyembunyikan wajah meronanya.
"Yibo kau mabuk?" Tanya Zhan khawatir. Pasalnya Wang Yibo memang belum pernah mabuk kecuali tadi malam. Ia takut masih ada pengaruh alkohol yg membuat suaminya jadi aneh begini.
Pemuda itu menggelengkan kepalanya beberapa kali. "Tidak"
Dengan langkah pelan, Wang Yibo mendekat lalu memeluk tubuh remaja tersebut. Hening selama beberapa saat. Xiao Zhan masih belum bisa mencerna apa yg baru saja Yibo lakukan padanya.
Tangan ramping itu terangkat untuk menepuk pundak Wang Yibo. "Yibo?"
"Mm"
"Apa ada masalah? Kau boleh menceritakannya padaku"
Yibo menggeleng pelan lagi, namun dia tetap menjawab. "Tidak. Aku hanya ingin seperti ini"
"Ululu, apakah suamiku sedang ingin di manja?" Bisik Zhan pelan, tepat di samping telinga Wang Yibo. Seketika itu, telinga dan wajah suaminya tampak memerah seperti tomat.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Young Marriage (Yizhan Fanfic)
FanfictionKarena sebuah perjodohan yang sudah di rencanakan jauh sebelum mereka lahir, Xiao Zhan dan Wang Yibo, yang merupakan teman sebangku di sekolah, akhirnya menikah di usia mereka yang baru menginjak 17 tahun... Benih-benih cinta mulai tumbuh seiring b...
