Bulletproof Heart by My Chemical Romance
Gravity
Don't mean too much to me
I'm who I've got to be
These pigs are after me, after you
Run away, like it was yesterday
And we could run away, if we could run away
Run away from here.Michael's POV
Aku memasuki apartemen Ava setelah aku memencet bel beberapa kali tetapi tidak ada jawaban, dia juga tidak mengunci pintunya.
"Ava?" Panggilku sambil berjalan perlahan.
Dia tidak ada di ruang tengah ... Kamar?
Aku mengetuk pintu kamar tiga kali.
"Ava? Apa kau di dalam? Hey aku sudah sampai, aku Michael." Kataku sambil terus mengetuk pintu.
Aku membuka kenop pintunya dan ternyata tidak dikunci. Kubuka pintu lebih lebar secara perlahan. Dan dia di sana. Duduk di lantai dan bersandar pada ranjang menghadap jendela.
Apa yang salah dengan pacarku? Kenapa dia harus ketakutan begini? Hatiku sakit melihat pemandangan Ava yang tengah memeluk kedua lututnya dan menggigit jari-jari kanannya. Tubuhnya terlihat jelas bergetar saat aku mendekat. Aku sakit melihatnya seperti ini!
"Ava ..." Suaraku bergemetar saat menyebut namanya, mataku terasa lembab. Aku berlutut di depannya dan meraih dagunya, pemandangan ini lagi ... Tuhan aku mohon lindungi perempuan yang sangat kucintai ini... Aku kembali melihat Ava satu tahun yang lalu, saat dia dikembalikan oleh para Intelegent Sialan itu di tengah jalan yang asing. Aku melihat gadisku yang ketakutan lagi, meringkuk dengan tatapan kosong dan perasaan waswas.
Aku tidak sanggup! Ava mengalami traumanya, sangat dalam. Aku menangis pada akhirnya meskipun aku sudah menahannya mati-matian.
"Ava ..." Kataku dengan suara gemetar, aku meraih kedua tangannya dan menggenggamnya erat, aku menggeleng dan menunduk, aku tidak sanggup melihat gadisku seperti ini lagi.
"Michael ..." Kudengar suara Ava berbisik, sangat lemah. Aku mengangkat kepalaku masih menangis, Ava sedang menatapku kosong.
Hatiku sakit mendengar suara lemahnya, perasaan itu merembet seperti arus listrik pada mataku, aku menangis tersedu-sedu saat menatap matanya, aku menggeleng. Aku jarang sekali menangis seperti ini ... Mungkin terakhir aku menangis ketika Ava menghilang tiga hari dan ketika dia diculik satu tahun yang lalu. Aku sayang padanya.
"Michael ..." Sekali lagi, Ava berbisik lemah memanggil namaku.
Aku terlambat datang kemari, aku telah membiarkannya ketakutan, aku mulai gemetaran berkata, "Ava ... Aku mohon, jangan. Ja-jangan seperti ... Ini."
Ava masih menatapku kosong, dia menatap mataku bergiliran, dan berbisik lagi, "Aku takut ..."
Aku menarik napasku berat lalu menghembuskannya, aku harus tenang dan segera membawanya pergi, aku mengelap air mataku, "Ava, kita harus pergi. Aku tak akan membiarkan mereka menangkapmu lagi, kau akan tinggal di Hollywood Hills."
Dia mengangguk lemah dan aku menariknya ke dalam pelukanku, hatiku teriris. Kulepaskan pelukan lalu mengecup singkat bibirnya, "Ayo kita pergi."
Aku membantu Ava untuk berdiri dan memeluknya untuk berjalan, kubuka jaket kulit hitamku dan memasangkannya pada tubuh Ava. Kubawa koper yang telah disiapkan Ava dan menariknya dengan tangan kananku sementara tangan kiriku memeluk Ava untuk memapahnya berjalan.
Kami meninggalkan apartemen pada jam 8 lebih dan aku memacu mobilku sangat cepat. Tidak ada percakapan kali ini di dalam mobil.
Aku terlalu fokus pada jalanan sehingga aku baru menyadari bahwa ada 2 van hitam di belakangku sedari tadi. Aku melihat lagi 2 van hitam itu dari kaca spionku saat memasuki jalan tol. Oh sial .... Tidak. Itu mereka.

KAMU SEDANG MEMBACA
My Alien [m.c] • sequel
Fanfiction"She has two arms to hold me, and four legs to wrap around me. She's not your typical girlfriend, she's my alien." THE SEQUEL of "Don't Stop" by banditofthebands