HAPPY READING KAUM HALUU!!!!❤❤❤
*******
Saka menatap Alara dan di balas tatap juga oleh gadis itu.
Saka langsung menunjukan barang yang ia ambil di dalam nakas menatap Alara dengan alis yang terangkat.
Alara langsung melotot kaget " MAKSUD KAMU APA MAS??"
"Ini buat kamu" Saka memakaikan cincin di jari manis nya Alara. Iya yang Saka ambil di nakas adalah sebuah cincin yang ia beli di spanyol tempat ia bekerja dulu. Memang sedari Alara menggodanya dulu ia sedikit tertarik dan terhibur. Bahkan disaat ia disana ia sering menanyakan kabar gadisnya itu entah ke adik nya atau mamah nya. Bahkan sering meminta foto Alara diam-diam.
jadi intinya selama ini Saka pun menyukai Alara namun ia baru pertama ketemu lagi setelah Alara sudah besar ia agak canggung sedikit, tapi tetep lah ia sosor juga.
"Kamuu ga becanda kan Mas?" Alara masi menatap cincin yang sudah ada di jari manis nya.
"Iya buat kamu itu, Aku buatin khusus buat kamu, bukan aku si yg buat maksudnya aku yang desain cincin itu buat kamu" Saka mengoceh tross.
Alara menatap Saka dan menaikan sebelah alis nya ia agak kesel sedikit si kenapa gada romantis-romantisnya ih setidak nya ya di cafe atau di pantai gitohhhh.
"kenapa? Ga suka cincin nya?" tanya to the point Saka.
"Is bukan kamu tuh gada romantis nya sama sekali tau ga si!, aku suka cincin nya bagus cantik banget di tangan aku" Saka menatap senyum cincin nya.
"Tapiiii--" Ia menatap Saka "Kenapa kamu lamar aku pas begini sii??? Liat kondisi aku abis kaya di perkosa Tete yang lagi tegang begini, bh aku yang pengait nya lepas, muia aku kusut, aksju aku ga bisa berkata-kata"
"Coba sedikit dengan kata romantis deh ngasi cincin nya bukan langsung make kaya ngasi hadiah MASSSS" Alara kesel sendiri tapi ia tetap senang dan bahagia ko.
"Alara kamu mau kan jadi istri aku? kita menjalani kehidupan yang lebih serius, Aku suka sama kamu apalagi nenen kamu nya itu enak kenyel banget di mulut dan lidah ku itu pas di mulut dan di tangan ku ,TE AMO!!!"
Alara melototkan mata nya aaaa bundaa salah apa anak mu ini, kenapa Saka jadi mode bapa bapa "Jadi mau nikahin aku apa tete aku?"
"Ya nikahin kamu dulu baru tete kamu" ujar nya polos
"Cape aku sakaa, Btw makasih ya mas"
"Sama-sama, sini peluk" Saka memeluk Alara dengan erat lalu mengelus rambut gadis nya sambio menciumi keningan dan rambut.
"Makasih ya mau terima aku, Aku ga bisa bilang apa-apa sama kamu aku ga tau harus gimana Al, Yang aku lakuin ke kamu intinya itu dari hati, Aku bersyukur kamu mau nerima aku apa apa adanya, suatu saat nanti apapun masalah nya kita harus tetap lalui bersama, tegur aku kalau salah, insyallah aku bisa bimbing kamu ke jalan yang benar, Maaf aku udah menyentuh mu sebelum kita halal aku benar-benar minta maaf, Kalau kamu fikir aku menikahi mu karna nafsu itu tidak sama sekali aku mencintai kamu karna Allah Alara dan sudah pasti itu dari hati aku, Ya selebih nya yang ada di diri kamu itu bonus aku hehehe" Saka mengecup kening Alara lama ia menikmati posisi ini.
"hiks hiks aku kira k-kamu ga suka sama aku, kamu cuman manfaatin tubuh aku doang Saka" Alara sesenggukan ia terbawa suasana dengan ucapan Saka.
"Maaf, aku benar-benar minta maaf mulai hari ini aku ga akan nyentuh kamu lagi sampai kita sudah sah sebagai suami istri tapi kalo cium boleh kali" Alara mencubit pinggang Saka. Kenapa Saka jadi cerewet dan lawak sekali.
"Awsh sakit sayang" lirih Saka
"Abis nya kamu begitu"
"Hehehe" Saka memeluk Alara erat, Lalu Alara mendengak dan menatap Saka dengan senyum manis nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Saka & Alara
Teen Fiction⚠️⚠️" kita ngapain disini ? " celetuk alara dengan polos. " menurut kamu ? " " Hmmm.... " " Cuddle ? " " Ngaur " jawab Saka. Alara mendekat ke Saka lalu duduk di pangkuan Saka saling berhadapan. Alara mbenarkan posisinya agar nyaman dan mengusap...
