"Aghh...perutku..."-hinata"S-shoyo! Ada apa?!?" -kenma
"Hei! Kenapa kau?" -tsukki
"Kenapa kalian malah melongo begitu? Perutnya sakit!" -sahut kageyama yang tidurnya terganggu karena erangan hinata,akhirnya bangun.(kageyama,tsukki,hinata dan yamaguchi satu kamar)
"Perutnya...Ah tunggu sebentar!" -sahut kenma.
Kenma langsung menuju ke kamarnya dan membawa obat sakit perut untuk hinata.
"Shoyo,minumlah ini. Obat ini tidak memiliki efek samping,tenang saja." -kenma
Kageyama mengambil obat yang diberikan kenma dan memberikannya kepada hinata.
"Oi minum ini cepat." -kageyama
Hinata meminum obat yang diberikan kageyama dan beberapa saat kemudian perutnya sudah mulai membaik.
"Bagaimana? Apa masih sakit?" -kenma
"T-tidak...hanya saja kurasa tubuhku terasa sangat lemah sekarang. Penglihatanku mulai kabur,kepalaku agak pusing juga." -hinata
"Sebenarnya apa yang terjadi padanya?" -kageyama
"Shoyo..apa kau ada memakan sesuatu sebelum ini?" -kenma
"Ah aku..tadi sore aku memakan makanan yang dibawa pelatih saja. Lalu...obat flu." -hinata
"Obat..flu?" -kageyama
"Tsukishima....Dia yang-" -kata2 hinata terpotong
"Tsukishima,obat apa yang kau berikan padanya." -tanya kageyama dengan wajah datar tapi dengan nada yang kesal.
"Ini." -jawab tsukki dengan singkat sambil memberikan obat flu nya.
"Ini....tidak cocok untuk shoyo." Kata kenma yang ikut melihat obatnya.
"Apa? Tapi itu obat flu." -tsukki
Kageyama tiba-tiba menaruh obatnya di kasur dan langsung menarik kerah baju tsukishima.
"APA KAU GILA?!? DOSIS OBAT INI UNTUK ORANG DEWASA! BUKAN UNTUK REMAJA ATAU ANAK-ANAK! KAU INGIN MEMBUNUH HINATA?!?" -teriak kageyama,dan itu membangunkan yamaguchi yang sedang tertidur.
"MANA KU TAU! AKU HANYA MENGAMBILKAN OBAT FLU YANG ADA! BUKAN SALAHKU JIKA OBAT ITU SALAH!" -tsukishima balas menarik kerah baju kageyama
"KAU TIDAK MEMPERHATIKAN OBATNYA!"
"KAU GILA! SEKARANG KAN SUDAH LEWAT! JADI BUKAN MASALAH LAGI!"
"KALAU TADI TIDAK ADA AKU MUNGKIN HINATA SUDAH SAKIT PARAH SEKARANG DAN KAU MASIH BERKATA TAK APA?!?"
Kenma memeluk hinata dan menutup telinga serta mata hinata. Hinata terlihat sangat takut dan gemetaran.
"Tenang shoyo,tenanglah. Aku disini aku disini,jangan takut. Aku memelukmu." -kenma
"K-kenma.." -hinata dengan gemetaran
"KALIANN!!!" -teriak yamaguchi yang tiba-tiba membuat suasana hening.
"Yamaguchi..." -sahut kageyama dan tsukki.
"Hahh.."
"Maaf aku berteriak,tapi ini sudah hampir tengah malam dan semua orang sedang tidur. Kalian jangan bertengkar malam-malam begini. Kalau ada masalah selesaikanlah dengan tenang,jangan berisik." -yamaguchiMendengar yamaguchi,mereka sudah tidak bisa berkutik dan akhirnya mereka meminta maaf telah membuat keributan.
Tsukishima meminta maaf singkat pada hinata dan dia pergi ke kasurnya lalu tidur.
Yamaguchi juga kembali tidur."Hah sialan..bi-" -ucapannya kageyama terpotong
"Sudahlah,sekarang shoyo lebih penting. Lebih baik sekarang kau bantu aku." -kenma
"A-apa?... Yah baik." -kageyama
Kenma menyuapi hinata dan kageyama membereskan sisa makannya hinata.
"Kenma, kageyama,maaf telah membuat kalian repot dan terimakasih karena mau membantuku." -hinata
"Tak apa shoyo,aku tidak repot kok. Asal kau merasa nyaman maka aku tak apa." -kenma
"Cih,aku terpaksa boke. Jangan berterimakasih padaku." -kageyama memalingkan wajahnya.
"Hahaha kau lucu kageyama." -hinata
Kageyama diam saja. Kenma tersenyum kecil.
Tapi hinata merasa tak enak pada tsukishima karena kejadian tadi.
Akhirnya Hinata overthingking saat tidur
Bersambung
Sorry lama up,sy lgi mls ngetik soalnya
Jgn lupa vote biar sy inget bahwa keberadaan book ini masih ada :)Buat chap selanjutnya sy siksa hinata ya,ga ampe mati tpi ya gitu sih aowkoakq :v
(Dasar author tak berakhlak)Bercanda,siksa menyiksa nya di chapter lain,utk chap selanjutnya nyantuy dulu
Udh tengkyu,jgn lupa vote! Kl ga vote ntar tidurnya di kuburan bareng kuntilanak. Bye~

KAMU SEDANG MEMBACA
Sisa Kenangan Saja [Haikyuu Angst]
FanfictionHinata Shoyo,seorang anak SMA pemain voli yang sangat bersemangat. Suatu hari tanpa alasan yang jelas,dia berhenti bermain voli. Matahari karasuno sekarang telah pergi dan tidak akan kembali lagi. Sekarang hanya sisa kenangan tawa riang bersamanya. ...