Ep 25: 2 Invitations

502 73 2
                                        



Arielle menenggelamkan dirinya di bawah bantal. Tidak bohong bahwa Arielle terus memikirkan perkataan Sebastian tentang sebuah pernikahan, meyakinkan dirinya bahwa Sebastian hanya mengutarakan apa yang dirasanya bukan untuk hal yang real. Tentu saja, bagaimana mungkin Sebastian berpikir tentang sebuah pernikahan ketika bahkan dengan gamblangnya Sebastian mengatakan bahwa dia tidak akan menikah. Begitu juga dengan Arielle yang tidak tertarik sama sekali dengan hal itu, jujur saja berhubungan romantis dengan Sebastian diluar jangkauan Arielle, selain daripada Sebastian, semua orang juga seakan tahu bahwa dipikiran Arielle adalah tentang karirnya bukan hal apapun itu apalagi memiliki hubungan serius dengan Sebastian.

Oh well...

*Panggilan masuk*

"Ya Tom?" sapa Arielle


Tom tertawa melihat Arielle yang dengan seksama mendengarkan ceritanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.



Tom tertawa melihat Arielle yang dengan seksama mendengarkan ceritanya. Tom sendiri juga bingung bagaimana Tom bisa masuk dan terlibat langsung dengan kehidupan Arielle. Tom sendiri juga berpikir bahwa seharusnya hubungannya dengan Arielle sebatas pekerjaan, tidak lebih dari apapun.



"Apakah hubunganku masih dalam perbincangan orang-orang di Industri?"

"Jelas saja!" angguk Tom



Berbulan-bulan setelah drama Sebastian mencium Arielle di depan orang-orang, berita mereka tetap saja masih banyak menjadi headline. Sebastian dan Arielle kan bukan penduduk dunia yang biasa saja. Mungkin yang membuat sedikit kontroversi adalah pernyataan-pernyataan Arielle sebelumnya bahwa Arielle membenci laki-laki. Bukan hanya Tom tapi juga dengan yang lainnya menertawakan hal itu, menjadikan candaan bahwa kita harus sering berhati-hati dalam berucap, who knows itu akan menjadi boomerang sendiri untuk kita ke depannya.

Yah seperti yang terjadi pada Arielle...

Tidak sedikit yang mengejek Arielle akhirnya sampai menelan ludahnya sendiri karena Sebastian yang sukses dan sangat tampan. Wajar saja Arielle menelan ludahnya sendiri karena siapa yang bisa menolak prima karismatik seorang Sebastian Warren bahkan oleh wanita sukses seperti Arielle.



"Hey!!" panggil Arille mengagetkan Tom

"Apa? Kau tidak perlu membuatku terkejut seperti itu!" omel Tom

"Apakah kau juga mengundang Evan untuk ikut makan siang bersama kita?"

"Evan?"


Tap

Tap

Evan berjalan dengan langkahnya yang mantap mendekati Arielle dan Tom yang sedang duduk manis menikmati santapan siangnya.


"Apakah aku ikut?

"Ahh..."

"Aku melihat Instagram story Tom, kebetulan sekali aku sedang berada di sini"

I HATE MEN! (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang