Happy reading
Kedua tangan angkara mengepal kuat,sorot matanya mendadak tajam ketika melihat sosok di depan nya yang juga tengah menatap nya sembari tersenyum yang cukup mengerikan menurut angkara.
Gadis itu pun langsung memalingkan wajah ketika tatapan cowok itu menyorot kearah nya,ia merasa cukup enggan karena tatapan itu mengingatkan nya pada kejadian menyakitkan yang pernah dia alami sebelumnya.
"Jangan mundur nanti jatoh"ucap lelaki itu,namun Angkara tak menggubrisnya,ia berjalan mundur karena ia ingin menjaga jarak dari lelaki yang pernah membuat nya trauma itu.
"Ga perlu takut,gue gabakal macem macem kayak waktu itu ko"ucap nya mencoba menyakinkan.
Namun entah kenapa Angkara merasa jika itu adalah hal yang tak bisa membuat nya percaya lagi.
"Ayo gue anter pulang"ucap cowok itu sembari mencoba meraih tangan angkara.
Namun gadis itu lebih dulu menghindar.
"Jangan pernah sentuh gue!"tekan angkara dengan suara yang bergetar karena takut.
"Kenapa? Lo udah pernah gue sentuh jadi gausah so' jual mahal"
Kata kata itu cukup menyakitkan untuk angkara,gadis itu mati Matian menahan diri untuk tidak menangis saat itu juga,entah kenapa disaat ia mendengar kata itu ia langsung merasa jika diri nya adalah wanita paling rendah.
"Pergi!"titah Angkara penuh tekanan.
Namun cowok itu tetap bersikeras dengan niat nya,dia tetap mencoba meraih tangan angkara.
"Gue bilang pergi!!!"teriak Angkara karena merasa sudah habis kesabaran.
"Gue gaakan pergi sebelum Lo ikut sama gue!"bentak cowok itu.
Angkara tersentak,berani sekali cowok itu membentak nya.
"pergi dari dari hadapan gue!!"usir nya lagi.
Cowok itu malah diam lalu mencoba kembali mengajak Angkara untuk pulang bersama nya.
"Udah gue bilang,gue gaakan pergi sebelum Lo ikut pulang sama gue kara"ucap lelaki itu.
"Gue gamau,pergi aja Lo"tolak angkara mentah mentah.
"Dasar bajingan gila"umpat gadis itu.
"Apa Lo bilang?"
"LO BAJINGAN"ulang angkara penuh penekanan.
Namun nampak nya cowok itu malah tersenyum saat mendengar kata yang di lontarkan Angkara untuk nya.
"Ayok ikut gue pulang"paksa cowok itu menarik lengan Angkara cukup keras.
"Lepasin gue,anjing!"berontak Angkara mencoba melepaskan cengkraman tangan cowok itu.
"Lo harus ikut sama gue,gausah berontak kalo Lo gamau kejadian itu keulang lagi,cukup nurut sama gue"perintah cowok itu.
"Gue gamau agran,lepasin tangan gue!"
"Bisa diem ga!"sentak agran.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Single Parents
General Fiction[ judul awal : jadi Daddy Dadakan] Tahu bulat emang enak kalo dadakan,tapi beda cerita dengan gino gernanda alfaro yang bernasib dijadikan seorang Daddy dadakan sekaligus menjadi orang tua oleh kehadiran dua buah tuyul kecil yang membuat kehidupan n...
