13

678 92 1
                                        

Tibalah hari keberangkatan sandrinna dan Rey untuk menuju Jogja

"Apa semua barang sudah di siapkan pak?

"Ya seperti yang lihat

"Apa bapak yakin?

"Hmm saya tidak suka membawa banyak barang, jika ada yang diperlukan tinggal beli saja

"Hmmm mentang" sultan, seenaknya aja beli beli

"Ya kan saya cowo wajar dong gak mau ribet

"Terserah bapak deh, ayo supir nya udah nunggu tuh

"Ya itu karena kamu terlalu lama berbicara

"Hmm berisik

Setelah menempuh perjalanan yang tidak cukup lama, mereka akhirnya sampai di Jogja

"Pak ini kamar bapak, silahkan mandi lalu istirahat lah, saya akan minta pelayan hotel untuk siapkan makanan nya

"Kamar mu di mana?

"Di sebelah bapak

"Hmm bagus lah

"Jika bapak butuh sesuatu bisa panggil saya, atau telfon saja yah

"Okeh

"Oh iya satu lagi pak, jangan pesan minuman bersoda, besok bapak harus bangun pagi, jika bapak minum minuman bersoda saya takut perut bapak akan sedikit kembung nanti

"Baiklah

Skip malam
Di kamar Rey, terlihat laki laki tampan itu hanya mengenakan baju tidur, seperti nya dia habis mandi, karena rambutnya masih sedikit basah

Tok tok tok.....

Bunyi pintu membuat Rey berjalan mendekati pintu untuk membuka nya

"Permisi pak Rey....ini ada makan malam untuk bapak, istri bapak yang memesannya

"Istri saya?"kaget Rey

"Betul pak, istri bapak, yang bernama ibuk sandrinna

"Ha?

"Eh makanan nya taro di mana pak?

"Oh di atas meja saya aja

"Baik pak

Pelayan itu pun meletakkan makanan di atas meja, kemudian pergi, sementara rey hanya terdiam sambil memikirkan mengapa sandrinna bisa di kira istrinya

Saat Rey ingin menutup pintu, sandrinna tiba tiba muncul

"Hmm pak, apa makanan nya sudah sampai?

"Iya sudah

"Baiklah, selamat menikmati pak

"Eh tunggu

"Iya pak

"Tadi pelayan bilang kamu istri saya, kok bisa?

"Oh itu, yah karena kalo saya bilang saya sekretaris bapak, nanti di kira kita mesum lagi

"Ohh begitu

"Bapak gak usah GeEr

"Enggak siapa juga yang GeEr

"Ya sudah, kalau begitu nikmati makanan nya dan istirahat lah, pekerjaan menunggu kita pak, selamat malam

Admiring Him(End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang