Hari ini Wonyoung sedang menunggu Jaemin yang sedang berlatih basket, karena nanti ia akan pulang dengan Jaemin. Anggota nct dream memang sering ikut olimpiade basket, dan mereka akan mewakili sekolah Soliva tahun ini. Tetapi, pandangan nya bukan tertuju kepada Jaemin malah Wonyoung melihat dan menatap lekat salah satu teman kakak nya itu, lelaki yang melemparkan bola basket ke ring dengan penampilan basah seperti mandi keringat, siapa lagi kalau bukan lelaki yang ia cintai aka Park Jisung? Karena mereka semua sudah selesai latihan, Wonyoung berdiri dari tempat duduk nya sambil membawa tujuh minuman mineral.
Dan Wonyoung memberikan minuman mineral itu ke anggota NCT Dream tidak terkecuali Jisung. Dan tentu saja kekasih sepihak nya itu tidak menolak, karena terik matahari sore ini benar-benar membakar tubuhnya dan menguras energi nya. Jadi ia sangat haus sore ini. Mereka semua (NCT Dream) mengambil handuk kecil berwarna putih untuk mengelap keringat yang berkucuran keluar dari tubuh mereka sejak tadi sambil mengobrol kan hal ringan. Tetapi, Jisung baru ingat jika ia meninggal kan handuk miliknya di rumah tadi, karena ia buru-buru berangkat ke sekolah.
Sambil menepuk dahi nya sendiri ia mengelap keringat nya dengan tangan. Dan tiba-tiba ada yang menyodorkan handuk kecil berwarna putih di hadapan nya.
"Buat gue? " Pada awalnya Jisung menengok ke kiri kanan dan menunjuk kan telunjuk itu ke dirinya sambil menanyakan hal yang konyol itu. Lalu Wonyoung dengan setengah mati menahan tawa nya karena pertanyaan yang di lontarkan kekasih nya sepihak nya. Anggota lain yang melihat dua manusia bucin tersebut, eh maaf ralat, bukan mereka berdua tetapi hanya Wonyoung yang bucin nya Jisung pun tertawa terbahak-bahak dan Jisung langsung menggaruk belakang kepala nya karena ia baru sadar kalau ia benar-benar konyol.
Wonyoung yang melihat hal aneh di pipi mulus Jisung langsung menyentuh nya dan berkata,
"Eh, Kakak kenapa? Kakak sakit? Kok pipinya merah? " Jisung kaget dan ia juga hampir mengeluarkan bola matan nya. Jisung langsung menyingkir kan tangan Wonyoung dan menyentuh pipi nya, rasanya panas. Mereka yang belum selesai tertawa malah tawa mereka lebih besar, tetapi Haechan dan Chenle yang lebih parah. Mereka berdua (Haechan-Chenle) sampai terguling-guling di lapangan basket. Setelah menenangkan dirinya, Jisung mengambil handuk kecil yang di berikan Wonyoung dan mengelap kan nya ke kepala nya untuk menghilang kan keringat yang membuat ia risih dari tadi.
Hey, ia juga baru sadar kalau tadi Wonyoung membuat nya seperti pergi ke alam lain? What?!?! Hanya memberikan handuk kecil ia sudah salting? Wah alay kali Jisung ini. Hahaha, bercanda. Tapi tadi Wonyoung memberikan ia minum, tapi dia biasa saja. Kenapa perkara handuk ia salting? Okay, ia mengerti dari kedua hal yang berbeda tadi. Kalau minum, memang Wonyoung bukan hanya memberikan air ke Jisung saja. Tetapi minuman itu juga di bagi oleh anggota NCT Dream. Kalau soal handuk itu kan khusus untuk dirinya.
+++
Keesokan harinya....
"Young, gue mau langsung ke kelas. Lo duduk anteng jangan pecicilan di kelas" Perintah Jaemin sambil mengelus pelan rambut Wonyoung dan mencium pucuk kepalanya. Terkadang, mereka malah di panggil pacaran bukannya kakak adik. Lah, kan Jaemin udah punya Winter, Wonyoung juga udah punya Jisung. Ya, walaupun Wonyoung kadang di anggap kadang enggak sih. Wonyoung mengangguk dan memperhatikan punggung abang nya hingga punggung itu menghilang.
Saat ia masuk, ia langsung di tatap seperti mereka merasa kasihan kepada Wonyoung. Wonyoung yang tidak paham apa maksud dari tatapan teman sekelas nya itu pun bertanya kepada Leeseo dan Gaeul. Soalnya, dari sekian banyak teman Wonyoung hanya Leeseo dan Gaeul lah yang sekelas dengan nya.
"Lo berdua kenapa sih? " Tanya Wonyoung yang setelah meletakkan tas nya di kursi miliknya.
"Nyoung, yang sabar ya. Entar gue hajar si Jisung sama Yujin" Ancam Gaeul yang menepuk pelan bahu Wonyoung. Wonyoung yang mendengar itu langsung mengernyit kan alis nya, ia semakin bingung. Kenapa Gaeul bilang begitu? Apalagi ada nama sahabat + kekasih nya di situ.
"EMANG NAPA SIH WOY?!?! " Sudah habis kesabaran Wonyoung, sebelum ia teriak seperti tadi, ia sempat melihat orang-orang yang menatap nya sedu.
"Lo belum tau, Won? " Tanya Leeseo yang baru mengerti.
"Tau soal apa? " Tanya Wonyoung balik
"Tadi, kita berdua tuh liat Yujin di bonceng sama Kak Jisung. Bukan itu aja, bahkan Kak Jisung anterin Yujin sampai ke kelas nya loh. Gue gak nyangka Yujin bisa sejahat itu. Padahal lo kan sahabatnya" Ucap Leeseo memberi tahu Wonyoung sambil menggeleng kan kepalanya, ia masih tidak menyangka Yujin merebut Jisung dari Wonyoung.
Wonyoung yang setelah mendengar cerita tersebut dari Leeseo, kemudian ia hanya terdiam dan di pikiran nya sekarang hanya satu. Apakah itu benar?
"Hah, mungkin kalian salah liat kali" Elak Wonyoung
"Bukan Leeseo sama Gaeul doang yang liat kejadian itu, Nyoung. Banyak kok yang liat kejadian itu. Kita juga liat. Karena tadi kondisi koridor nya lagi rame" Sahut teman Wonyoung yang lain, May. Wonyoung semakin bingung di tambah bingung. Apa mungkin itu benar? Karena, setahu Wonyoung Yujin kan udah pacaran sama Jeno, bahkan baru lima hari yang lalu loh mereka jadian. Dan Jisung juga kurang tertarik sama perempuan. Wonyoung yang berstatus sebagai pacar Jisung aja dijauhin, apalagi perempuan lain kan?
"Gue masih gak yakin" Ucap Wonyoung frustasi. Mana mungkin Yujin mengambil Jisung darinya? Yujin kan sahabat nya.
"Kalo lo masih gak yakin, yok ke kelas nya Yujin sama Rei. Biar lo bisa tau kejadian nya. Soalnya rombongan NCT Dream lagi di sana semua termasuk cowok lo" Ajak Gaeul dan Wonyoung mengangguk dan Gaeul, Wonyoung, dan Leeseo berjalan ke arah kelas Yujin dan Rei.
🍁🍁🍁
KAMU SEDANG MEMBACA
My Girls
RomanceMy Girls Menceritakan cinta sepihak, seorang gadis menyatakan perasaan nya kepada lelaki yang ia sukai. Tidak di sangka, lelaki itu menerimanya. Mulai saat itu, mereka terikat dengan hubungan tersebut. Tetapi, gadis itu baru menyadari bahwa sebenar...
