"Mommy meleka benal-benal ada di dalam kamal ku"
"Itu mungkin hanya imajinasi mu sayang"
"Tidak Mommy!. Meleka sungguh ada di sana"
Haluuuu~ Baluuuuu~ Nihhhhh~
Baca ae langsung.
Masih dengan Na Jaemin kita.
Bersama Keluarga Rusaaa..... Yeaaaaahhh...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Semua gambar ilustrasi ada di bawah setelah cerita)
Jaemin itu pecinta dot, tanpa dot ia tidak bisa tidur, tanpa dot ia tak bisa minum susu, tanpa dot ia akan menangis sepanjang hari bahkan Yoona sampai lelah sendiri.
Bukannya Yoona tak melatih Jaemin untuk minum susu dalam gelas atau botol minum bersedotan, hanya saja Jaemin yang tidak bisa. Yoona sudah pernah melatih Jaemin minum susu menggunakan sippy cup tetapi Jaemin malah tersedak tidak karuan karena lubang pada sippy cup yang lebih lebar ketimbang lubang nipple dot yang biasa Jaemin gunakan.
Jaemin bisa minum menggunakan gelas atau botol untuk minuman selain susu, seperti jus, air putih, atau teh sekalipun. Aneh?, Menang Yoona saya bingung dengan anaknya sendiri.
Hanya karena Jaemin tersedak satu kali menggunakan sippy cup bukan berarti membuat Yoona menyerah untuk terus melatih Jaemin minum susu menggunakan alat selain dot. Yoona menyadari itu bahwa Jaemin sudah terlalu besar untuk masih menggunakan dot bayi. Tahun depan Jaemin sudah mulai masuk TK tidak mungkin kan jika Jaemin ke sekolah membawa dot berisi susu, Yoona ingin Jaemin tetap minum susu tapi menggunakan botol minum biasa.
Pagi ini jam delapan kurang lima menit Jaemin terbangun, seperti rutinitas biasanya bangun tidur Jaemin selalu minum susu dan Yoona sudah menyiapkannya. Bukan lagi di dot seperti biasanya melainkan menggunakan sippy cup.
"Myy~" Jaemin mengucek matanya sambil menguap lebar dan merubah posisi tubuhnya menjadi tengkurap.
"Yah mommy disini, mau minum susu?" Dibalas dengan anggukan kepala oleh Jaemin. Yoona mengelus kepala Jaemin halus sambil memberikan susu dalam sippy cup yang ia bawa.
Jaemin segera meraih pegangan sippy cup dan memasukan ujungnya kedalam mulut, lalu merubah posisinya menjadi miring. Yoona yang melihat itu hanya tersenyum, Yoona berfikir Jaemin menerima menggunakan sippy cup.
"Uhuk...uhuk.. aaa.. uhuk" tak lama Jaemin malah terbatuk-batuk dengan keras, ia merubah posisinya menjadi duduk.
"Hei pelan-pelan sayang" Yoona yang melihat Jaemin tersedak susu hingga beberapa tetes susu keluar dari hidung, segera memangku sang anak dan menepuk-nepuk punggung Jaemin.
Cara itu tak berhasil Jaemin masih terus terbatuk hingga muka nya memerah. Yoona mengganti posisi Jaemin menjadi tengkurap di pangkuan nya dengan tangannya yang sedikit menekan perut Jaemin dan yang satunya menepuk punggung Jaemin.
"Huek! HUAAAAAA... hiks" berakhir dengan Jaemin yang muntah dan menangis dengan keras.
"Uuhh sayang, tidak...tidak yah jangan menangis, tidak apa-apa ssttt..." Yoona berusaha menenangkan tangisan Jaemin dan mengambil tisu basah untuk membersikan mulut dan hidung Jaemin yang terkena muntahan dan susu.